Olahraga

MyFutzal U-23 League Pekan 12, Bank Sulut Ancam Posisi Juanga

MANADO – Dua lawan yang berpotensi menjegal langkah mereka Rabu malam nanti adalah Bank Sulut dan Mighty Reds, penghuni peringkat tiga dan enam klaemen sementara.

Penampilan menanjak yang diperlihatkan dua tim tersebut beberapa pekan akhir patut diwaspadai Juanga jika tak ingin gigit jari di akhir pertandingan.

Runner up Permata Ria juga patut waspada kala menjamu Green Camps dan Planner.

Meski dua tim tersebut berada di peringkat bawah klasemen pool A, namun secara kualitas Green Camps dan Planner bila tampil full team tidaklah terlampau jauh dibanding Permata Ria.

Partai-partai menarik lainnya pada pool A yang sayang untuk dilewatkan antara lain Manado United menghadapi Blues Lady, juga Kombos Santiago ditantang Renaissance United. Manado United akan mengerahkan segenap kemampuan demi menjaga peringkat 4 yang mereka tempati, sementara Kombos juga ingin menebus dua kekalahan pada pekan lalu yang menyebabkan mereka turun ke posisi 5.

Sementara itu pada pool B, clash antara dua tim teratas menjadi highlights pada pekan ini. B-Boys yang unggul 3 poin atas MPX tak boleh kalah jika tak ingin posisi mereka dikudeta lawan. Meski berada di peringkat 2, selisih gol MPX lebih baik, kemenangan 1-0 saja sudah cukup bagi mereka merebut peringkat pertama.

Perjuangan B-Boys pekan ini memang tidak mudah. Setelah MPX, di laga kedua sudah menunggu Man Model, penghuni posisi 4. Semakin hari penampilan anak-anak Man Model selalu semakin mengkilap, suatu tanda awas bagi B-Boys.

Partai tak kalah menarik juga bakal terjadi saat dua tim fans club yang notabene merupakan rival berat, Milanisti dan Internisti, saling berhadapan. Baik Milanisti dan Inter dijamin mengerahkan segenap kemampuan, karena bagi kedua tim, kalah atas tim lain masih bisa diterima, asal tidak atas seteru berat mereka tersebut. Ikuti terus MyFutzal U-23 League setiap hari Rabu pukul 20.00 WITA, di lapangan MyFutzal Megamas. (abm)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara