MANADO – Sekretaris Provinsi Sulut, Siswa Rachmat Mokodongan mengatakan rumah panggung yang banyak diproduksi masyarakat Woloan Kota Tomohon dan Mokobang Modoinding Minahasa Selatan akan dicitrakan sebagai salah satu protipe rumah tahan gempa di dunia.
“Sulut termasuk kawasan yang rentan terjadi gempa sejak jaman nenekmoyang rumah panggung Minahasa sudah terbukti mampu bertahan dari getaran yang cukup besar sekalipun, karena itu pemerintah akan mendorong promosi rumah tersebut sebagai salah satu keunggulan daerah ini,” kata Sekretaris Provinsi Sulut, Siswa Rahmat Mokodongan, Kamis (8/12).
Rahmat mengatakan, daerah lain hingga negara kawasan mancanegara bisa mengambil contoh bagaimana tukang di daerah ini membuat rumah panggung yang tahan terhadap gempa sekalipun.
“Selama ini belum banyak dipromosikan keunggulan tersebut, ke depan pemerintah provinsi akan mendorong agar rumah panggung Minahasa selain sebagai tempat tinggal layak, juga dipromosikan sebagai hasil buah karya rumah tahan gempa,” kata Rahmat.
Masyarakat di Woloan dan Mokobong bisa menjadi tempat belajar bagi masyarakat dunia sekalipun untuk membangun rumah tahan gempa, karena mereka telah dari dulu kala sudah menciptakan rumah panggung yang terbukti ampuh menahan getaran gempa.
“Selama ini hampir tidak pernah ada laporan rumah panggung roboh, kendati termasuk dari hantaman angin kencang, ini menjadi keunggulan para tukang di dua kawasan tersebut dalam merangkai rumah kayu yang tetap kokoh diterpa badai, angin maupun gempa,” kata Rahmat.
Keunggulan masyarakat Woloan dan Mokobang menghasil rumah adat yang kokoh hingga puluhan tahun, kata Rahmat, bukan hanya menimbulkan peluang perdagangan rumah, tetapi juga dapat berdampak positif pada sektor pariwisata.(del)
“
