MANADO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) bertekad tahun 2015 daerah ini bebas narkoba. “Sebagai bentuk tekad dan komitmen memberantas dan memerangi narkoba, tepat pada momentum ulang tahun Provinsi Sulut ke 47 telah dicanangkan suatu gerakan Sulut bebas narkoba tahun 2015,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Siswa Rachmat Mokodongan, di sela-sela acara pergelaran seni dan budaya anti penggunaan narkoba, Senin (31/10).
Sebagai bentuk komitmen dan tekad pemerintah provinsi, ujar Mokodongan, pejabat dan jajaran pegawai negeri sipil di lingkungan pemprov terlebih dulu diuji narkoba meski belum keseluruhan, namun hasil tesnya menunjukkan jajaran pejabat dan PNS bebas narkoba.
“Kami telah memulainya dari semua pejabat dan jajaran pegawai. Ini merupakan komitmen dan tekad kita menjadikan daerah ini bebas narkoba tahun 2015,” tegasnya.
Dia mengatakan, dalam upaya membangun bangsa dan daerah ini menuju masyarakat berbudaya, berdaya saing dan berkarakter, ada satu persoalan besar yang dihadapi yaitu penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya.
“Penyebarannya mulai mengkhawatirkan. Jutaan orang terjerumus, dan ribuan nyawa melayang karena narkoba. Tidak sedikit keluarga hancur, banyak generasi muda yang kehilangan masa depan karena terperangkap narkoba,” ujar Mokodongan.
Menurut Mokodongan, narkoba telah menjadi musuh besar pemerintah dan masyarakat Sulawesi Utara, gejala sosial ini telah mengkhawatirkan semua pihak karena telah merusak tatanan kehidupan keluarga, masyarakat, agama, berbangsa dan bernegara.
Karena itu, Mokodongan memberikan apresiasi atas respon elemen masyarakat melalui munculnya berbagai kegiatan yang terus mengkampanyekan gerakan antinarkoba.
Gerakan-gerakan kampanye ini muncul karena telah menjadi pemahaman bersama bahwa dampak negatif narkoba dapat merusak fisik, psikis, sosial, ekonomi, budaya, dan moral.
“Penyalahgunaan narkoba dapat menghasilkan generasi bangsa yang sakit, generasi bangsa yang tidak memiliki masa depan serta tingginya angka HIV/AIDS. Kendala ini menghadang bangsa ini menuju kemajuan dan kesejahteraan,” katanya.(niel)
