Minsel

Lengkong : PNS Minsel tak Disiplin

Lengkong : PNS Minsel tak Disiplin

Drs Wemmy Lengkong, SSos, SH, MSi
Topas, Pasar Swalayan Jadi Tempat Nongkrong

AMURANG – Tahun disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemkab Minahasa Selatan yang dicanangkan Bupati Christiany Eugenia Paruntu dan Wakil Bupati Drs Sonny Frans Tandayu, pada  kenyataanya tidak sepenuhnya diterapkan para PNS. Buktinya, Sekretaris Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Minsel, Drs Wemmy Lengkong, Ssos, SH MSi mewakili Kaban Drs Joutje Dehoop, MSi membenarkan tingkat kedisiplinan pegawai mulai kendor alias tak disiplin.

“Memang benar, setelah melakukan sidak beberapa bulan terakhir. Kedapatan banyak pegawai tidak disiplin. Diantaranya ada yang datang kerja terlambat dan ada yang pulang sebelum usai jam kantor. Jadi demi meningkatkan kedisiplinan pegawai kami rutin melakukan sidak,” ucap Lengkong, Senin (19/09) tadi.

Lanjut Lengkong, temuan lainya yang sering dilakukan para pegawai lingkup di kantor bupati Minsel yakni, gedung Waleta dijadikan tempat nongkrong. Padahal, masih jam kerja ataupun belum waktu istirahat. Selain itu terdapat juga pegawai yang suka keluyuran di rumah kopi Topas, pasar swalayan dan tempat lainnya. Lebih lagi, pertokoan maupun dipasar terdekat dan di rumah makan sekitar kantor bupati.

“Padahal mereka kan telah memiliki ruangan kerja masing-masing, lalu kenapa sering keluar masuk ruangan. Malah ada yang bersantai ria di Waleta,” jelas Lengkong, sambil berkata, pegawai sering keluyuran umumnya tidak mengantongi surat tugas.

Lengkong menambahkan, pihaknya tak segan-segan menegur pegawai yang tidak disiplin. Sebab penegasan ini sudah sesuai amanat dan PP nomor  53 tahun 2010 tentang kepegawaian. ‘’PNS di Minsel tak sama dengan PNS di Pemprov Sulut. Kenapa saya katakan demikian, karena memang PNS di Minsel tak disiplin. Sedangkan, PNS di Pemprov mereka sangat takut yang namanya terlambat atau tak masuk kerja tanpa sepengetahuan. Mereka juga takut karena gaji akan dipotong,’’ ungkap Lengkong.

Sekali lagi, pihaknya akan melakukan inspeksi mendadak (sidak). Di semua SKPD dan sekretariat Pemkab Minsel akan dilakukannya dalam dekat ini. ‘’Sekali lagi, saya heran dengan keberadaan PNS di Minsel. Dan memang, mereka semua belum menyadari pentingnya kehadiran,’’ sebutnya.

Dikatakan Lengkong lagi, dalam tiga bulan setelah SK Bupati mempercayakan dirinya sebagai sekretaris BKDD, dirinya melihat ternyata PNS di Minsel bukannya takut atau segan dan menghormati kepada kepala BKDD. Malahan, mereka lebih takut dengan dirinya. ‘’Harusnya, PNS lebih menghormati dengan kepala BKDD. Mereka izin sama dengan bupati. Tetapi, di Minsel justru yang mereka takut adalah dirinya,’’ pungkasnya.  (ape)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara