Kota Manado

Milenial Sulut Bagikan Masker, Sarung Tangan dan Hand Sanitizer Gratis

Milenial Sulut Bagikan Masker, Sarung Tangan dan Hand Sanitizer Gratis
Foto ist

Manado, BeritaManado.com — Komunitas Milenial Sulawesi Utara (Sulut) melakukan aksi kemanusiaan serta upaya mencegah penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dengan membagikan masker, sarung tangan dan hand sanitizer secara geratis kepada masyarakat di beberapa pusat perbelanjaan, seperti Bahu Mall, Mantos, Kawasan Megamas, juga Marina Plaza, Selasa (17/2/2020).

Selain membagiakan masker, sarung tangan dan hand sanitizer serta secara gratis, diketahui Komunitas Milenial Sulut juga memberikan edukasi tentang bahayanya COVID-19 kepada masyarakat.

Ketua Milenial Sulut, Christian Yokung mengatajan tujuan dari aksi kemanusiaan ini yakni sebagai bentuk keprihatian sekaligus kepedualian untuk mencegah penyebaran COVID-19 di masyarakat.

“Beranjak dari keresahan masyarakat apalagi masyarakat kalangan bawah di Media Sosial (Medsos) akibat kelangkaan masker dan hand sanitizer di pasaran serta permintaan untuk setiap kepala daerah turun langsung membagikan masker dan hand sanitizer namun belum terealisasi, maka kami Milenial Sulut termotivasi dan berinisiatif untuk melakukan aksi kemanusian ini,” kata Christian Yokung.

Lebih lanjut, Christian Yokung menuturkan kegiatan ini mendapat dukungan dari DR (HC) Vonnie Anneke Panambunan, STh (VAP) tanpa ada kepentingan Politik yang dibawa, karena aksi kemanusiaan ini murni dilakukan untuk masyarakat.

“Ada beberapa tempat yang menjadi pusat keramaian dari masyarakat juga pos-pos penjaga parkir menjadi sasaran kami untuk membagikan masker dan hand sanitizer ditambah dengan sarung tangan serta memberikan sedikit edukasi tentang bahayanya COVID-19,” ujar Christian Yokung.

Harapan ke depan, Yokung menambahkan dengan kegiatan ini bisa merangsang organisasi atau pemerintah untuk dapat cepat meredakan keresahan yang ada di tengah masyarakat.

“Untuk barang yang dibagikan pasti sesuai standar, karena semua barang yang dibagikan ke masyarakat ada lebel BPOM. Khusus untuk hand sanitizer dibuat berdasarkan standar dari BPOM yakni perpaduan antara alkohol dan pewangi sebab saat ini hand sanitizer sudah jarang ada di pasaran,” jelasnya.

Kegiatan ini, lanjut Yokung menegaskan benar-benar murni untuk bahu-membahu membantu masyarakat apa lagi kalangan bawah.

“Jangan sampai slogan sitou timou tomou tou hanya menjadi slogan semata, tapi harus seperti slogan saya secara pribadi yakni bicara sedikit action yang paling penting,” tandasnya.

(Rei Rumlus)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara