
Jakarta, BeritaManado.com – Ketua Yayasan Cahaya Langowan Nusantara Meyvi Christine Lumangkun, turut mendampingi perwakilan SPPG Gowa Palangga 2 Makassar, Sulawesi Selatan, saat menerima penghargaan dalam ajang Penganugerahan SPPG Inspiradaya 2025.
Acara ini digelar di Anjungan Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), pada Selasa (9/12/2025), dengan mengangkat tema “MBG: Gizi Terjangkau, Ekonomi Tumbuh, Masyarakat Sejahtera”.
Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung oleh Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Dr (HC) Drs. A. Muhaimin Iskandar, M.Si, kepada 20 penerima terpilih dari berbagai wilayah Indonesia.
Salah satu yang berhasil meraih apresiasi bergengsi ini adalah SPPG Palangga 2 Gowa, atas dedikasinya dalam pemberdayaan masyarakat melalui layanan pangan bergizi dan dukungan terhadap UMKM lokal.

Meyvi Christine Lumangkun menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan tersebut. Ia menjelaskan bahwa Yayasan Cahaya Langowan Nusantara merupakan payung yang menaungi berbagai dapur perintis SPPG yang telah bergerak sejak Desember 2024 dan mulai beroperasi penuh pada Januari 2025.
“Kami sangat bersyukur karena Kementerian Pemberdayaan Masyarakat memberikan apresiasi ini. Kami adalah yayasan dapur-dapur perintis yang sejak awal berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat. SPPG kami mendorong pemanfaatan makanan lokal, mendukung UMKM, dan menggerakkan ekosistem ekonomi di wilayah operasional kami,” ujar Meyvi.
Ia menegaskan bahwa berbagai program di dapur SPPG dibangun untuk menciptakan rantai ekonomi yang saling terhubung, sejalan dengan visi Presiden Prabowo mengenai penguatan ekosistem ekonomi berbasis komunitas.
Melalui kegiatan ini, Yayasan Cahaya Langowan Nusantara berharap dapat menginspirasi SPPG lain di seluruh Indonesia untuk terus berinovasi dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat.
“Ekosistem yang kami bangun di dapur-dapur SPPG berjalan sesuai harapan, memberi manfaat langsung kepada masyarakat, dan memastikan ekonomi di lingkup lokal bergerak. Kami ingin keberadaan SPPG menjadi contoh nyata bagaimana pemberdayaan masyarakat dapat dilakukan secara mandiri, terarah, dan berdampak,” tambahnya.
Dengan penghargaan SPPG Inspiradaya 2025 ini, SPPG Palangga 2 diharapkan semakin memperluas kontribusinya dalam penyediaan gizi terjangkau, peningkatan ekonomi lokal, serta penguatan kesejahteraan masyarakat di Sulawesi Selatan.
(***/srisurya)
