Nasional

Maya Rumantir: MBG Harus Berkontribusi Nyata Tekan Angka Stunting

Maya Rumantir: MBG Harus Berkontribusi Nyata Tekan Angka Stunting
Senator Maya Rumantir bersama karyawan SPPG Wanea

Penulis: Frangki Wullur I Manado

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Maya Rumantir mengatakan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) harus berkontribusi nyata dalam upaya pemerintah menekan angka stunting.

Hal itu dikatakan Senator Maya Rumantir usai meninjau langsung dua lokasi Dapur MBG yang ada di wikayah Bethesda Sario dan Bumi Nyiur Wanea, Selasa (5/5/2026).

Bagi Senator Maya Rumantir, keberadaan Dapur MBG itu sendiri merupakan bagian dari upaya Pemerintah Pusat untuk membentuk dasar menuju Indonesia Emas tahun 2045 mendatang.

“Ini adalah upaya pemerintah untuk emmutus mata rantai stunting demi terciptanya kondisi sosial masyarakat yang lebih produktif serta kompetitif dalam monteks global. MBG bukan sekedar bantuan pemerintah, akan tetapi investasi jangka panjang yang strategis dalam menciptakan generasi untuk menjaga kedaulatan negara di segala bidang,” ungkap Maya Rumantir.

Maya Rumantir: MBG Harus Berkontribusi Nyata Tekan Angka Stunting
Senator Maya Rumantir saat melakukan dialog dengan pengelola SPPG Sario

Ditambahkannya, kondisi tubuh yang sehat jadi modal utama bagi pembangunan nasional berkelanjutan, karena gizi yang cukup pada anak-anak bangsa, itu akan membantu bangsa Indonesia meraih puncak kejayaan secara ekonomi di tahun 2045.

“Pihak pengelola SPPG harus menjalankan tugas sesuai dengan visi Pemerintah Pusat. Didalamnya harus ada integritas serta dedikasi untuk melayani para penerima manfaat di unit-unit satuan pendidikan,” ujarnya.

Halannya operasional dari SPPG khususnya di Sario dan Wanea harus mampu memberi dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar.

SPPG yang ada juga diharapkan mengakomodir hasil pertanian dari petani lokal sebagai penyedia, sehingga perputaran ekonomi menjadi siklus bagi masyarakat setempat.

Namun demikian, pihak SPPG juga wajib memperhatikan kualitas gizi dari makanan yang disajikan di sekolah-sekolah, dimana peran ahli gizi dan juru masak menjadi salah satu kunci keberhasilan program MBG di sekolah-sekolah.

Maya Rumantir sendiri memberikan apresiasi terhadap dua SPPG dengan sistem operasional yang baik, mulai dari segi kebersihan hingga kualitas makanan yang disajikan, semuanya menunjukkan pelayanan yang berkualtias.

“Kunjungan ini juga sekaligus menjadi bagian dari upaya pengawasan secara langsung demi mendapatkan data lapangan sebagai bahan evaluasi,” katanya.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara