
Langowan, BeritaManado.com — Jambore Serikat Kepausan Anak dan Remaja Misioner (SEKAMI) Paroki St Petrus Langowan yang diselenggarakan pada 22-24 Juli 2022 sukses digelar di Stasi St Yohanes Pembaptis Kaayuran Atas Kecamatan Langowan Selatan.
Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 20 kelompok dari Wilayah Rohani Pusat Paroki dan Stasi se-Paroki St Petrus Langowan ini dibuka secara resmi oleh Pastor Delis Cornelis Umbas Pr (Pastor Paroki St Petrus Langowan) pada Jumat (22/7/2022) sore.
Setelah Misa pembukaan, acara yang sudah dua kali digelar di tingkat paroki dan satu kali tingkat Kevikepan Tondano-Mitra ini dilanjutkan dengan perkenalan yang dipandu oleh para pendamping dan pembina SEKAMI Paroki St. Petrus Langowan.
Jambore yang mengangkat tema “SEKAMI, Jadilah Bintang Misioner” ini menjadi ajang pertemuan anak-anak dan remaja serta pembina/pendamping se-Paroki St Petrus Langowan, dimana.

Dirangkaikan dengan berbagai perlombaan, seperti yel-yel, baca kitab suci serta gerak dan lagu ini, Jambore SEKAMI ini arena menyalurkan ekspresi dari anak-anak dan remaja.
Tidak hanya perlombaan, Jambore ini juga diisi dengan pemaparan materi oleh narasumber seperti Direktur Diosesan Karya Kepausan Anak dan Remaja Misioner (SEKAMI) Keuskupan Manado Pastor Marson Pungis Pr, Pembimas Katolik Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara Joula Makarawung dan Pembimas Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Minahasa Leo Tumuju.
Ketua Panitia Jambore SEKAMI Paroki St. Petrus Langowan Meitha Makarawung, mengatakan bahwa kombinasi kegiatan perlahan dan pemberian materi dari narasumber, sengaja dilakukan agar anak-anak dan remaja yang ikut dalam Jambore tersebut tidak bosan.
Pada hari terakhir sesudah Misa Penutupan Jambore SEKAMI Paroki St Petrus Langowan, kegiatan dilanjutkan dengan pengumuman para pemenang lomba.

Namun ada satu bagian penting yang menjadi sorotan, yaitu dibacakannya sejumlah komitmen yang lahir dari dinamika kelompok, dimana salah satunya adalah menyisihkan uang jajan untuk membantu sesama yang membutuhkan.
Salah satu bentuk aksi nyata dari pelaksanaan Jambore tersebut, Panitia memberi kesempatan kepada peserta untuk mempraktekkan rasa cinta terhadap lingkungan dengan menggelar bersih-bersih lingkungan di Desa Kaayuran Atas
Sejalan dengan hal tersebut, Koordinator Pembina SEKAMI Paroki St Petrus Langowan Sonya Wungkar, mengatakan bahwa sudah pernah dilakukan pengumpulan koin misioner untuk kemudian disalurkan ke Keuskupan Manado dan kemudian diteruskan untuk membiayai berbagai kebutuhan.
“Kami akan terus mengumpulkan koin misioner ini sehubungan dengan komitmen dari adik-adik SEKAMI Paroki St Petrus Langowan. Ini sudah menjadi gerakan bersama anak dan remaja di paroki ini,” katanya.

Hukum Tua Desa Kaayuran Atas Cherly Kembuan juga menyampaikan rasa terima kasih atas dipilihnya wilayah yang dipimpinnya itu sebagai lokasi pelaksanaan Jambore.
“Dalam mempersiapkan pelaksanaan kegiatan ini, kami Pemerintah Desa bersama dengan jemaat dari gereja lain memberikan bantuan tenaga dalam mempersiapkan pelaksanaannya. Tidak hanya itu, sampai pada pengamanan jalannya Jambore, jemaat dari gereja lain juga mengutus anggotanya untuk memberikan bantuan tenaga pengamanan,” tandasnya.
Pada bagian lain, Pastor Paroki St Petrus Langowan Delis Cornelis Umbas Pr, mengahrapkan bahwa kegiatan Jambore SEKAMI dapat terus digelar setiap tahun sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada di wilayah masing-masing.
Adapun sebagaimana mekanisme undian, tuan rumah pelaksanaan Jambore SEKAMI Paroki St Petrus Langowan tahun 2023 mendatang adalah Stasi St Vencintius de Paolo Noongan.
(Frangki Wullur)
