Bisnis dan Ekonomi

Menuju Universal Coverage 2026, BPJS Ketenagakerjaan Manado Perkuat Perlindungan Pekerja

Menuju Universal Coverage 2026, BPJS Ketenagakerjaan Manado Perkuat Perlindungan Pekerja
BPJS Ketenagakerjaan Manado

Manado, BeritaManado.com – Dalam rangka mewujudkan Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan pada 2026, BPJS Ketenagakerjaan Kota Manado memperkuat strategi melalui tiga pilar utama, yakni perluasan kepesertaan, peningkatan kualitas pelayanan, serta penguatan fungsi pengawasan dan pemeriksaan (Wasrik).

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kota Manado, dr. Maulana Anshari Siregar, menegaskan bahwa tahun 2026 menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh pekerja di Kota Manado, baik sektor formal maupun informal, memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bukan sekadar target angka, tetapi bentuk komitmen kami untuk memastikan setiap pekerja di Kota Manado bekerja dengan rasa aman dan terlindungi. Perlindungan sosial adalah hak pekerja dan fondasi kesejahteraan keluarga,” ujar Maulana.

Pekerja Rentan Jadi Prioritas

Masih terdapat pekerja rentan seperti pedagang, nelayan, pengemudi ojek online, pelaku UMKM, serta pekerja mandiri lainnya yang belum terlindungi program:
Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)
Jaminan Kematian (JKM)
Jaminan Hari Tua (JHT)

Untuk menjangkau kelompok tersebut, BPJS Ketenagakerjaan Manado menjalankan sejumlah strategi, antara lain:
Sosialisasi berbasis komunitas dan kelurahan
Pendaftaran kolektif pekerja informal
Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan
Edukasi literasi jaminan sosial secara berkelanjutan

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mendukung dan memastikan tidak ada lagi pekerja yang bekerja tanpa perlindungan,” tambahnya.

Layanan Digital dan Tatap Muka Diperkuat

BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Utara juga terus mendorong optimalisasi layanan digital guna mempermudah akses peserta.

Di sisi lain, peningkatan kualitas layanan tatap muka yang humanis dan profesional tetap menjadi perhatian utama.

“Peningkatan kualitas layanan ini bertujuan agar masyarakat memperoleh pelayanan cepat dan mudah. Kami juga menegaskan bahwa pengajuan klaim tidak dipungut biaya tambahan apa pun,” tegas Maulana.

Perkuat Pengawasan dan Dampak Ekonomi

Sinergi bersama pemerintah daerah, masyarakat, dan instansi terkait akan terus ditingkatkan untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi jaminan sosial ketenagakerjaan di Sulawesi Utara.

Upaya menuju Universal Coverage di Manado diyakini memberi dampak langsung terhadap stabilitas sosial dan ketahanan ekonomi daerah.

Dengan pekerja yang terlindungi, risiko sosial akibat kecelakaan kerja, kematian, maupun kehilangan pekerjaan dapat diminimalkan sehingga kesejahteraan keluarga tetap terjaga.

“Jika pekerja terlindungi, keluarga lebih tenang, produktivitas meningkat, dan ekonomi daerah semakin kuat. Inilah tujuan besar yang ingin kita capai bersama di tahun 2026,” tutup Maulana.

(***/srisurya)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara