
Manado – Pemerintah pusat telah menetapkan Tanjung Pulisan di Likupang Minahasa Utara sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata.
Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Utara, Drs. Steven Kandouw, mengungkapkan bahwa KEK Pariwisata Likupang merupakan program prioritas diakui Presiden Jokowi yang diusung Gubernur Olly Dondokambey.
“Jadi roadmap bapak Gubernur diakui dan didukung pak Presiden dan hari ini realisasi implementasi di lapangan diwujudkan pak Menteri Pariwisata sambil mendukung penetapan regulasinya oleh Presiden yang tinggal seminggu lagi keluar,” jelas Steven Kandouw usai mendampingi Menteri Pariwisata (Menpar) RI, Arif Yahya pada Rakor KEK bersama jajaran kementerian dan Pemda Minut di Hotel Sintesa Peninsula Manado, Senin (7/10/2019) pagi.
Menpar Arif Yahya mengatakan bahwa proses KEK Pariwisata Likupang merupakan yang tercepat sekaligus memberi apresiasi kepada Gubernur Olly Dondokambey sebagai penggagas.
“Mudah-mudahan Oktober ini PPnya sudah bisa ditandatangani. Bandingkan yang akan ditandatangani PP ada dua, di Kendal Jawa Tengah dan KEK Likupang. Saya tidak tahu berapa lama yang di Kendal itu dibanding dengan KEK Likupang yang begitu cepat,” jelas Arif Yahya.
Arif Yahya mengakui tidak ragu dengan proses pembangunan infrastruktur jalan penunjang KEK yang dilakukan kementerian dan dinas pekerjaan umum juga keramatamahan masyarakat Sulut.
“Sulut the Rising Star untuk pariwisata karena tumbuhnya sangat luar biasa besar selama 5 tahun ini sebanyak 500 persen atau 5 kali lipat. Jadi menjadi super prioritas. Semula anggaranya hanya 400 miliar sekarang totalnya 773 miliar,” terang Arif Yahya.
(JerryPalohoon)
