
Manado, BeritaManado.com – Anggota DPD RI Maya Rumantir selalu punya waktu dengan kaum lansia yang ada di Kota Manado dan daerah lain di Sulawesi Utara.
Jadwal padat dan tak jarang kondisi fisik yang terkuras, tidak membuat Senator Maya Rumantir mengurungkan niatnya untuk berjumpa dan berbagi kasih dengan kaum lanjut usia (Lansia).
Sebagaimana yang dilakukan pada Kamis (12/3/2026) sore hingga malam hari, Senator Maya Rumantir bertatap muka dengan pengurus dan anggtoa Sinergi Lansia Daerah (Silada) di Aula Kantor DPD RI Provinsi Sulawesi Utara.
Hal itu dilakukan dalam rangkaian Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan.
Menurut Maya Rumantir, kaum Lansia adalah bagian tak terpisahkan dari eksistensi bangsa Indonesia jauh sebelum generasi muda saat ini lahir.
“Soal apa dan bagaimana kaum lansia memaknai unsur-unsur dalam empat pilar kebangsaan, saya rasa mereka lebih memiliki pengalaman. Demikian juga dengan cara apa yang dipakai untuk mengamalkan nilai-nilai kebangsaan itu,” ungkap Maya Rumantir.
Ditambahkannya, dilibatkannya Silada dalam kegiatan ini tak lebih dari upaya untuk menyegarkan kembali ingatan tentang bagaimana mereka menghidupi nilai-nilai kebangsaan saat masih usia muda dahulu.
Pada kesempatan tersebut, Senator Maya Rumantir membagikan bingkisan Ramadhan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

Bingkisan Ramadhan tersebut terdiri dari beras, minyak goreng dan gula dan diterima langsung oleh mereka yang diundang khusus oleh Senator Maya Rumantir dalam acara tatap muka tersebut.
Pemberian bingkisan kepada kaum lansia seperti itu sudah menjadi bagian dari tradisi Senator Maya Rumantir dalam kurun waktu 40 tahun setiap kali menjelang perayaan ulang tahun.
“Ini adalah bagian dari ungkapan syukur saya dan keluarga kepada Tuhan atas segala berkat dan anugerah-Nya. Tuhan sudah memberkati saya dan keluarga, maka sudah selayaknya kami juga berbagi berkat kepada orang lain,” ungkap Maya Rumantir.
Ditambahkannya, pemberian diri untuk kebahagiaan orang lain adalah sebuah penggenapan dari amanat dari Tuhan sendiri, dimana sesama manusia harus saling menolong dalam suka dan duka.
“Semoga apa yang boleh kita nikmati saat ini khususnya bagi saudara – saudari umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa bisa menjadi kekuatan untuk mewujudkan kerukunan dan persaudaraan,” harap Maya Rumantir.
(Frangki Wullur)
