
Bitung, BeritaManado.com – Wakil Wali (Wawali) Kota Bitung, Maurits Mantiri berdialog dengan sejumlah siswa SMA Negeri Satu Kota Bitung tentang sila Pancasila, Kamis (13/08/2020).
Dialog itu dilakukan Wawali saat tampil sebagai salah satu narasumber di Dialog Kebangsaan SMA Negeri Satu Kota Bitung dengan Tema Nasionalisme dalam Kehidupan Masa Kini.
“Saya ingin bertukar pikiran dengan adik-adik sekalian soal pemahaman lima sila Pancasila dikaitkan dengan jaman now dan Pancasila sebagai satu diantara dasar atau pedoman Nasionalisme,” kata Wawali.
Menanggapi pernyataan itu, sejumlah siswa dengan antusias mengacungkan tangan dan menyampaikan pemahaman terkait sila Pancasila dengan kata-kata sendiri.
“Sila pertama sebagai pandangan hidup dengan jiwa nasionalisme, dimana saat ini jiwa nasionalisme yang ada harus juga ada sikap bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,” kata salah satu siswa.
Sila kedua, kata siswa lainnya, sikap saling mencintai sesama manusia, tenggang rasa, gemar menolong orang lain, saling menghidupi antar sesama manusia atau Si tou timou tumou tou.
Sila ketiga, perbedaan bukan alasan perpecahan tapi adalah kekuatan. Sila keempat, mengutamakan keputusan yang diambil secara musyawarah, tidak memaksa kehendak orang lain, melaksanakan musyawarah mufakat, menghormati dan menjunjung tinggi hasil musyawarah.
Dan sila kelima, sikap adil kepada sesama, menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban serta menghormati hak-hak orang lain, ikut serta dalam kegiatan gotong royong.
“Generasi muda adalah motor penggerak dari masa ke masa sehingga semangat nasionalisme harus ditanamkan ke generasi muda. Dan saya sangat bangga siswa SMA Negeri Satu bisa menjabarkan sila Pancasila dengan bahasa masing-masing,” kata Maurits,
Hadir juga sebagai narasumber dalam dialog itu, Anggota DPRD Sulut, Fabian Kaloh dan dialog dipandu Sofyan Lawendatu.
(abinenobm)
