
Manado – Perjalanan tahun 2016 baru saja dimulai. Berbagai harapan akan kemajuan Manado pun menjadi doa seluruh warga kota. Tapi tampaknya, untuk mewujudkan harapan itu butuh kerja keras.
Pasalnya, pemandangan ruas jalan kota Manado belum tampak elok seluruhnya. Misalnya saja, di ruas jalan Lumimuut, kecamatan Wenang. Kegiatan kerja bakti yang harusnya membersihkan jalan dan saluran air, justru meninggalkan bekas yang menggangu pejalan kaki. Masyarakat mengatakan bahwa hal ini sangat menggangu.
“Memang bagus ada kegiatan bersih-bersih got karena sekarang sudah mulai sering hujan. Tapi sayangnya, pasir dan lumpur itu dibiarkan saja diatas trotoar akhirnya becek dan menutupi jalan,” ujar Nico Sombo(53 tahun) warga kelurahan Teling Bawah kepada BeritaManado.com, Minggu (3/1/2016).
Tidak menyalahkan siapa-siapa, Sombo mengatakan bahwa ini adalah tanggung jawab semua pihak.
“Saya tidak bermaksud menyalahkan siapa-siapa. Tapi ini seharusnya menjadi tanggung jawab semuanya. Baik pihak kelurahan maupun masyarakat yang turut serta dalam pekerjaan ini. Harusnya ya segera dibersihkan. Kalau dibiarkan seperti ini, masyarakat jadi malas berjalan di trotoar dan lebih memilih jalan di jalan raya meski berbahaya,” tambahnya. (srisurya)
Baca juga:
- Wah, Tiang Reklame Hingga Tiang Lampu Hiasi Trotoar Manado
- Trotoar Disalahgunakan, DPRD Manado Angkat Bicara
- Trotoar di Manado Bahayakan Pejalan Kaki
- Banyaknya Trotoar Berlubang di Manado Jadi Sorotan Ombudsman
- Warga Kecewa Manado Dikepung Trotoar Rusak
- Veronica: Orang Normal Saja Celaka Apalagi Orang Cacat
- MANADO Kota Ekowisata: Tempat Bunga Jadi Bak Sampah
- MANADO Kota Ekowisata: Matthew Terganggu Karung Pasir di Trotoar
- Diva Karaoke MANADO Salah Gunakan Fungsi Trotoar
- MANADO Tak Penuhi Standar Trotoar
- MANADO Tak Nyaman Bagi Penghuninya
- Parkiran dan Trotoar di Kota MANADO Beralih Fungsi
- Kadis Tata Kota Tegaskan Papan Reklame Diatas Trotoar Dibongkar
