
Penulis: Alfrits Semen
Konsolidasi partai tidak boleh hanya berorientasi pada penguatan struktur dan kepentingan politik.
Lebih dari itu, seluruh kader harus mampu menghadirkan kerja nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan Bupati Minahasa Utara sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Minahasa Utara, Joune Ganda, usai mengikuti Rapat Koordinasi Tiga Pilar PDI Perjuangan yang berlangsung di Sentra Hotel Minahasa Utara, Kamis (5/11/2026).
Menurut Joune, kehadiran Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Politik dan Keamanan, Puan Maharani, yang juga menjabat Ketua DPR RI, memberikan sejumlah arahan penting kepada kader, khususnya mengenai tanggung jawab partai dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Ia mengatakan, salah satu penekanan dalam pertemuan tersebut adalah bagaimana kader PDI Perjuangan terus membangun kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai karya dan kontribusi nyata.
“Tujuan akhir dari konsolidasi ini adalah kepentingan rakyat. PDI Perjuangan merupakan partai yang diarahkan untuk selalu dekat dengan masyarakat. Karena itu, kader harus mampu menunjukkan karya dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Joune.
Menurutnya, konsolidasi organisasi memang penting untuk memastikan seluruh struktur partai berjalan solid.
Namun, soliditas tersebut harus diterjemahkan menjadi tindakan konkret yang menjawab kebutuhan masyarakat.
Kader Partai Juga Harus Peduli Lingkungan
Selain kerja kerakyatan, Joune juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap keberlangsungan lingkungan hidup.
Ia menyebut, dalam arahan yang disampaikan Puan Maharani, terdapat penekanan mengenai kepedulian kader terhadap lingkungan, termasuk mendukung program penanganan sampah.
Bagi Joune, persoalan lingkungan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Diperlukan keterlibatan berbagai elemen, termasuk partai politik dan masyarakat, untuk membangun kesadaran bersama.
Ia menegaskan, PDI Perjuangan juga memiliki perhatian terhadap isu keberlanjutan lingkungan atau environmental sustainability.
Karena itu, kader partai diharapkan tidak hanya aktif dalam kegiatan politik, tetapi juga mengambil peran dalam menjaga lingkungan dan mendukung program pemerintah yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Perjuangan partai juga harus berjalan seiring dengan kepedulian terhadap alam dan lingkungan hidup. Ini menjadi bagian penting yang harus diperhatikan bersama,” jelasnya.
Konsolidasi Harus Berdampak bagi Masyarakat
Joune menilai, arahan dalam Rakor Tiga Pilar menjadi pengingat bahwa keberadaan partai harus benar-benar dirasakan masyarakat.
Kedekatan dengan rakyat, menurutnya, tidak cukup dibangun melalui komunikasi politik, tetapi harus diwujudkan melalui program dan kegiatan yang menyentuh persoalan sehari-hari.
Sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Minahasa Utara, ia berharap seluruh kader di daerah dapat menerjemahkan arahan pimpinan partai menjadi gerakan yang konkret, baik dalam bidang sosial, pemberdayaan masyarakat maupun kepedulian lingkungan.
Dengan demikian, konsolidasi partai tidak hanya memperkuat organisasi dari dalam, tetapi juga memperbesar kontribusi PDI Perjuangan bagi masyarakat.
