TOMOHON – Gempa vulkanik dalam masih terjadi di kawah Tompaluan, Gunung Lokon, Sulawesi Utara, Rabu, dan dinilai bisa memicu terjadinya letusan.
“Semakin banyak gempa vulkanik dalam yang terekam, semakin membuka peluang Gunung Lokon meletus, meski dalam kategori kecil,” kata staf Pos Pengamatan Gunung Api Lokon dan Mahawu di Kakaskasen, Kota Tomohon.
Ia mencontohkan terjadinya 12 letusan pada Selasa (6/9) sejak pukul 00.00 WITA hingga pukul 24.00 WITA. “Kemarin hanya satu kali terekam gempa vulkanik dalam. Dan ini cukup memicu terjadinya letusan karena suplai energi dari dalam masih cukup kuat,” katanya.
Meski demikian, kata dia, dari visual dan kegempaan yang terjadi sejak pukul 00.00 WITA sampai pukul 08.00 WITA menurut Warno, Gunung Lokon tampak tenang.
Terpantau angin bertiup ringan. Asap putih yang keluar dari kawah putih tipis dengan ketinggian 50-100 meter. Begitupun dengan kegempaan. Masih terekam satu kali gempa vulkanik dalam dan empat kali gempa hembusan.
Menurut dia, tremor masih terekam terus-menerus tak berhenti dengan amplitudo 2-8 milimeter, dominan 5 milimeter.(nal)
