Kota Bitung

Masata Nyatakan Siap “Perang”

masata tanjung merah (2)Pemukiman warga Masata Tanjung Merah

Bitung – Masyarakat Adat Tanjung Merah (Masata) menyatakan siap menghadapi Pemkot yang berencana mengusir mereka dari lahan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Bahkan, 1.500 kepala keluarga yang telah mendiami lahan itu menyatakan siap untuk mempertahankan bangunan rumah mereka jika memang nantinya akan dibongkar secara paksa oleh Pemkot.

“Kami akan melawan dan kami siap menghadapi Pemkot Bitung jika memang benar memaksa kami untuk mengosongkan lahan yang diklaim adalah lahan KEK,” kata Juru Bicara Masata, Dolfi Rumampuk beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan, warga yang mendiami lahan yang kemudian diklaim Pemkot sebagai lahan KEK adalah lahan Masata. Dan warga yang tergabung dalam Masata memiliki hak atas tanah tersebut.

“Perlawanan akan kami lakukan dengan berbagai cara. Selain tetap bertahan dan menduduki lahan yang berada di Kelurahan Tanjung Merah, kami juga akan melakukan perlawanan secara formal,” katanya.

Dolfi menyatakan, akan menggugat SK tentang pembongkaran atau penggosongan lahan. Dengan cara mendaftarkan ke Pengadilan Negeri Kota Bitung.

“Intinya kami akan melawan jika Pemkot memaksa kami untuk mengosongkan lahan, karena kami memiliki hak atas tanah itu,” katanya.(abinenobm)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara