
Manado – Pernahkan Anda mencoba berjalan kaki di pusat Kota Manado? Atau minimal dari dua ikon pembangunan yaitu Manado Town Square (Mantos) sampai ke Megamall? Atau dari arah sebaliknya.
Pasti lebih banyak ketidaknyamanan yang Anda rasakan seperti trotoar yang terpakai untuk lahan parkir, papan reklame sampai tempat usaha. Inilah kesimpulan dari Ketua Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota Fakultas Teknik, Universitas Sam Ratulangi, Dr Ir Veronika Kumurur Msi tentang trotoar Kota Manado.
Manado ini tak nyaman bagi penghuninya, karena pejalan kaki pasti tak akan merasa nyaman – Dr Ir Veronika Kumurur Msi

Perempuan cantik yang juga merupakan anggota Perhimpunan Cendekiawan Lingkungan (PERWAKU) ini mengingatkan pentingnya pembenahan yang harus segera dilakukan jika Pemerintah Kota Manado dibawah serius ingin mewujudkan visi Manado Kota Model Ekowisata. (quin)
Lihat Juga:
Manado Tak Penuhi Standar Trotoar
Veronica: Orang Normal Saja Celaka Apalagi Orang Cacat

Kasihan ya …masak Turis datang kesini cuma dikasih liat “lubang” di trotoar, ada bak sampah, tiang Billboard/reklame, jalan rusak berlubang ..dan gedung GOR Koni yang kumuh, kotor dan banyak dihiasi oleh gambar iklan/reklame, juga Stadion Klabat yang kumuh, serta pantai bunaken yang bersampah …. para Pejabat Pemerintah Provinsi dan Walikota tau ga yaaa ? ….
Betul bu!! Apalagi manado mau jual sek parawisatanya. Saya sdh sering melihat para turis mondar mandir di trotoar manado. Kita harus berikan mereka kenyamanan.