Angkutan masal Kota Shenzhen, China
Manado – Hong Kong memiliki jaringan transportasi umum yang sangat baik dan 90% penduduk menggunakan transportasi massal, baik kereta, feri maupun bus.
Hal itu telah diakui dunia, sehingga wajar bila Kota Manado perlu mencontohi sistem transportasi Hong Kong setidaknya memodifikasi sistem tersebut.
Menurut Liam salah seorang pemandu wisata (Guite) lokal yang sering membawa turis Indonesia kepada wartawan Pemprov Sulut mengatakan, hampir semua layanan transportasi dapat dibayar menggunakan sistem kartu bersaldo.
Untuk jenis taxi ada dua macam yang digunakan di Hong Kong, yang pertama untuk operasi dalam kota dan kedua untuk digunakan antar kota dalam Provinsi atau bisa digunakan keluar kota.
Untuk tempat menurunkan penumpang, diatur sedemikian rupa menambah sisi bagian jalan dengal lebar sekitar 6 meter dengan panjang sekitar 20 meter. Setiap kendaraan hanya bisa menurunkan penumpang tidak lebih dari sepuluh menit.
Bila masi ingin menaikan penumpang, sopir harus putar ulang kendaraannya untuk kembali lagi ketempat semula.
Setiap tempat keramaian disediakan tempat untuk menurunkan dan menaikkan penumpang dengan waktu yang dibatasi, bila melebihi waktu yang ditentukan maka kendaraan tersebut akan berurusan dengan polisi lalu lintas.
Pelayanan bus di Hong Kong dikelola oleh perusahaan swasta, begitu juga dengan pelayanan kapal feri (bersambung). (rizath polii)
