Minsel

Lobi Tetty Paruntu Sejak 2012 Terus Menuai Hasil, Australia Bantu Minsel Rp 10 M

CEP di Pemkab Minsel croopp

Amurang – Tindakan Pemerintah pusat yang mengeksekusi mati dua warga Australia yang terlibat kejahatan narkoba waktu lalu tak mempengaruhi hubungan negara ini dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan.

Buktinya lembaga pemberi donor asal negeri kangguru ini yakni AUSAID bersedia menghibahkan dananya bagi Pemkab Minsel. Tak tanggung-tanggung dana yang dikucurkan untuk membantu pembangunan daerah ini sebesar Rp 10 miliar.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Minsel, Meidy Maindoka kepada wartawan menuturkan bantuan Rp 10 miliar ini untuk membantu sistem Sanitasi dan pengairan.

“Perwakilan dari  Negara Australia serta dua orang dari Badan Perencanaaan Nasional (Bapenas) RI sudah bertemu dengan Ibu Bupati Christiany Eugenia Paruntu,” ujar Maindoka Jumat (8/5/2015).

Lanjut Maindoka bantuan dari Ausaid ini  merupakan lobi Bupati Minsel sejak tahun 2012 lalu terus menuai hasil. Menurutnya ini merupakan hasil dari penantian yang terbilang panjang. Tapi memang tidak mudah mendapatkan bantuan ini. Karena perlumembangun komunikasi dan kepercayaan mereka, melalui persentase yang sudah disampaikan ibu bupati.

“Tapi patut kita syukuri akhirnya Pemerintah Australia bisa membantu Minsel walaupun hubungan Indonesia dan Australia sedikit meregang akhir-akhir ini. Pemkab Minsel akan berupaya agar bantuan ini secepatnya direalisasi,” jelas Maindoka

Pemkab Minsel tak punya kewajiban apapun terhadap Pemerintah Australia. Karena ini merupakan bantuan murni dari Australia.

“Namanya juga hibah jadi tak ada perjanjian kompensasi apapun,” sambungnya. Selain itu dalam waktu dekat ini bantuan hibah dari Asian Development Bank (ADB) akan segera dikucurkan. Bantuan ABD yakni perbaikan dan pembangunan saluran irigasi milik petani Minsel, pungkas Maindoka. (sanlylendongan)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara