
Siau – Wakil Bupati Kabupaten Sitaro Drs. Piet Hein Kuera menyatakan siap perang dengan Bupati Toni Supit. Ketika bertatap muka dengan masyarakat dari 3 kampung di Lesa, Tagulandang 20 April lalu, ia menyatakan tidak tahan lagi dengan perlakuan Bupati Toni Supit terhadap dirinya selaku Wakil Bupati.
“Dia (Toni Supit) mengeluarkan Nota Dinas memutasikan sejumlah PNS, tapi kemudian disampaikan bahwa Nota Dinas itu berasal dari saya. Ini benar-benar tindakan yang menjatuhkan saya, karena dalam aturan 6 bulan menjelang Pemilukada tidak boleh ada mutasi PNS,” keluh Kuera. Untuk itu kata Kuera, dirinya siap melakukan perang.
“Saya minta semua PNS yang telah dimutasikan untuk kembali ke tempat kerja masing-masing yang sebelumnya. Kalau ada yang macam-macam kepada anda laporkan ke saya. Tidak ada itu mutasi selang 6 bulan menjelang Pemilukada. Itu semua trik Bupati Supit untuk mengkambinghitamkan saya,” papar Wakil Bupati Kuera.
Sementara itu, Kuera juga menyerukan agar semua PNS dan aparat pemerintahan Kampung untuk bersikap netral dan tidak jadi tim sukses dari para calon Bupati dan Wakil Bupati.
“PNS kalau ada tekanan terhadap anda, apalagi yang tidak sesuai aturan lawan saja. Jangan takut, saya ada bersama kalian untuk membela kalian,” seru Kuera.
Di lain kesempatan, Kuera mengatakan Bupati Toni Supit itu punya kelakuan suka berbohong. “Jangankan rakyat Sitaro, saya saja selaku Wakil Bupati dibohonginya. Dia membuat janji-janji dan tidak ditepati. Banyak warga Sitaro merasakan itu, dan saya ikut merasakannya,” tandas Kuera. (*/alf)

Tonsu so menang perang
Piet kuera kalah perang dan kalah tidak terhormat
Winsu dan piet tidak bisa menegakkan kepala dan kepala selalu menghadap lantai
Selamat buat tonsu,siska,pengurus,kader,dan simpatisan pdip sitaro
Kalian layak utk menang
Maju banteng
Hidup Pak’KUERA
kakak piet syukur belum terlambat u menyesal. talalu lama DIOBODOHIN tONSU. cuma memang SITARO TUTUNE sll beretika. selamat heeheehee
Utk Piet kuera lebih baik belajar dululah itu mo tulis triliun,soalnya Andalah yg membodohi rakyat Sitaro Dgn bilang macam2,seperti ketua dewan bilang hati2 jangan senjata makan tuan,Anda juga secara tdk langsung so membodohi rakyat Sitaro Dgn mencalonkan diri sebagai wabup dan caleg??apa maksud Anda?memang tidak menyalahi aturan tapi begitulah kalo sdh kalah sebelum BERPERANG!!kalo yakin menang kan nda mungkin ba caleg Lita Siska salindeho yg tidak mau ba caleg soalnya yakin mo jadi wabup