Berita Utama

Krisis Kepercayaan di Bursa: Ketika Dunia Mulai Meragukan Pasar Modal Indonesia

Memberikan harapan kepada investor ritel, khususnya generasi muda, untuk melakukan aksi beli saat harga jatuh, sementara tren belum jelas, adalah langkah yang patut dipertanyakan kebijaksanaannya.

4. Ancaman Turun Kasta (Degradasi)

Risiko terbesar saat ini bukan semata harga saham yang murah, melainkan ancaman penurunan status pasar.

Saat ini, Indonesia berada dalam kategori Emerging Market bersama negara-negara seperti China dan India.

Jika MSCI menurunkan status Indonesia menjadi Frontier Market, posisi kita akan disetarakan dengan negara seperti Vietnam atau Nigeria.

Apa bahayanya?

Banyak dana pensiun global memiliki aturan ketat yang melarang investasi di negara berstatus Frontier Market.

Jika degradasi terjadi, maka secara otomatis triliunan rupiah dana asing wajib keluar dari Indonesia.

Dampaknya akan merembet ke sektor riil.
Suku bunga kredit perumahan dan kendaraan berpotensi naik.

Perusahaan akan kesulitan melakukan ekspansi akibat mahalnya biaya pinjaman.

Pada akhirnya, lapangan kerja menyusut dan risiko pemutusan hubungan kerja meningkat.

Apa yang Harus Dilakukan Sekarang?

Jangan mencoba menangkap pisau yang sedang jatuh.

Biarkan regulator terlebih dahulu membereskan persoalan mendasar ini.

Fokuslah mengamankan aset, karena dalam kondisi seperti ini, uang tunai tetap menjadi raja (cash is king).

Meski langit sedang gelap, badai selalu menyisakan peluang.

Setidaknya, tunggulah waktu yang lebih tepat.

Krisis ini sejatinya merupakan tamparan keras yang diperlukan agar regulator berbenah secara serius.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara