

MANADO – Setelah hujan mengguyur Kota Manado, sampah dan limbah rumah tangga berserakan di pantai Teluk Manado. Hal ini sangat merusak pemandangan di saat Manado jadi tuan rumah latihan internasional penanggulangan bencana, ARF – DiREx, selama tujuh hari.

Setiawan Misah, salah seorang mahasiswa FISIP Unsrat kepada beritamanado, Kamis (17/03), menyayangkan masalah sampah yang tak kunjung selesai.
“Ini butuh kesadaran dari pihak masyarakat, apa kata negara lain yang tengah menghadiri kegiatan ARF-DiREx, bila sampah saja tidak bisa dikendalikan,” ujar Misah.
Pemerintah Kota Manado, sambung dia, harus memikirkan cara mengatasinya. Jangan membiarkan terus menerus begitu. (mois)

Pemerintah tegas saja.. siapa saja kedapatan/ketahuan buang sampah sembarangan …..denda sekian rph…. nah.. mari kita masyarakat sadar akan kebersihan..tinggal soal kemauan untuk bersih atau tidak..kalau bersih berarti teratur.. baru kita bisa majuuu…he he he…. when.??…one day!