Amurang – Kejadian Penikaman di Desa Mokobang, Kecamatan Modoinding, Minahasa Selatan (Minsel) Jumat, 20 Juni 2014 sekitar pukul 23.00 Wita, yang menewaskan Romly Tewal (22) di tikam dari bagian belakang sebanyak 3 Lobang sehingga Meninggal Dunia. Berbuntut panjang, dengan aksi balas dendam, massa membakar sedikitnya 4 rumah di Desa Mokobang.
Kronologisnya, Jumat (20/6/2014) sekitar pukul 23.00 Wita di Desa Mokobang korban Romly Tewal ditikam dari bagian belakang dengan 3 tikaman, sehingga meninggal dunia. Dikabarkan pelaku FH (16) alias Fin adalah siswa SMA Modoinding dan HM alias Hen (23) seoarang tukang. Keduanya warga setempat, Desa Mokobang.
Buntut penikaman yang menewaskan Romly Tewal, massa yang marah balas dendam dengan melakukan pembakaran rumah sedikitnya 4 rumah ludes dibakar massa masing-masing rumah Keluarga Hutagalung-Mamahit, Keluarga Hutagalung-Rumondor, Keluarga Tampanguma-Kumontoi dan Keluarga Mamahit.
Tidak sampai disitu, pada besok harinya, Sabtu (21/6/2014) sekitar pukul 21.45 Wita di Desa Mokobang tepatnya di Jaga 2 Kecamatan Modoinding massa dari pihak korban kembali melakukan pembakaran. sedikitnya 2 rumah dibakar massa, masing-masing Keluarga Moi-Hutagalung dan Keluarga Eki Saronsong.
Sementara itu, Kapolres Minsel AKBP Iis Kristian, melalui Kapolsek Modoinding AKP I Ktut Mantra membenarkan terjadinya pembakaran enam rumah warga di Desa Mokobang. Namun dia belum dapat memastikan kalau ada hubungan dengan kasus penikaman. Dan sampai saat ini sudah ada 6 terduga sudah diamankan, untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
“Masih sementara diusut pelaku dari pembakan. Untuk itu kami minta dapat tenang dan tidak mengambil tindakan sendiri, ” ujar Kapolsek Modoinding, Minggu, (22/6/2014). (sanlylendongan)
