Berita Utama

KMP Watunapato Bermuatan 21 ABK dan 12 Penumpang, Dikabarkan Alami Kerusakan Mesin di Perairan Talaud

KMP Watunapato Bermuatan 21 ABK dan 12 Penumpang, Dikabarkan Alami Kerusakan Mesin di Perairan Talaud
KMP Watunapato merupakan kapal feri yang melayani rute Melonguane – Munte, mengalami kerusakan mesin.

Minut, BeritaManado.com – Cuaca ekstrem di Sulawesi Utara (Sulut) yang terjadi beberapa hari terakhir menimbulkan sejumlah gangguan transportasi.

Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Watunapato yang berangkat dari Pelabuhan Umum Melonguane Kabupaten Kepulauan Talaud tujuan Pelabuhan Likupang, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), dikabarkan mengalami kerusakan mesin, Rabu (10/1/2023) malam,

Informasi yang dihimpun BeritaManado.com, KMP Watunapato berlayar dari Talaud menuju Pelabuhan Munte Likupang sejak Senin (9/1/2023), namun sampai Rabu malam belum tiba di pelabuhan ASDP Munte Likupang.

KMP Watunapato memuat 21 ABK termasuk nahkoda atas nama Joly Malutu, 12 penumpang dan 25 unit kendaraan dan kini tengah terombang ambing di perairan sebelah timur Pulau Kabaruang, Kabupaten Kepulauan Talaud.

Kepala Kantor SAR Manado Monce Brury ketika dikonfirmasi melalui Humas Feri Ariyanto mengatakan, pihaknya sedang mengkomunikasikan posisi KMP Watunapato bersama stakeholder terkait, baik TNI AL maupun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Talaud.

“Informasi terakhir, KMP Watunapato berada di perairan kabupaten Kepulauan Talaud pada koordinat sebelah timur Pulau Kabaruan,” ujar Feri Ariyanto, meneruskan informasi yang dia terima, Kamis (11/1/2023) pagi.

Informasi yang dihimpun, KMP Watunapato dikabarkan hanyut terbawa arus laut karena diduga salah satu mesin kapal mengalami kerusakan dan mati, kemudian kembali ke Talaud dengan menggunakan satu buah mesin yang masih aktif.

Feri Aryanto menambahkan, sedang diupayakan perbantuan dari KMP Sabuk Nusantara 69 dan KMT Pokajo bila cuaca memungkinkan untuk membantu menarik kapal ke daratan.

“Posisi terakhir KMP Watunapato, komunikasi dengan kapten sudah bisa terhubung. Kapal lagi diusahakan mencari lokasi aman untuk melepas jangkar. Info barusan dari Nakhoda KMP Watunapato, jarak dengan Pulau Kabaruang tinggal 3 mil, dan mereka mau mencari tempat berlabuh untuk perbaikan mesin sebelah kanan, kemudian melanjutkan perjalanan ke Melonguane,” tutup Feri Ariyanto.

(Finda Muhtar)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara