Bolmong Raya

Kisah Kelam SMAN 1 Bolangitang: Sempat Dijuluki SMA ‘PLN’ dan ‘Smagor’

Pendidik saat itu sempat dibantu mahasiswa IKIP Negeri Manado yang saat itu sedang melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kecamatan Bolangitang.

Namun, seiring berjalannya waktu, setelah tiga bulan melaksanakan program KKN, mahasiswa IKIP itu kembali ke kampus.

Saat itu pula, SMA Persiapan Bolangitang kembali mengalami krisis tenaga pengajar, yang tersisah pada saat itu hanyalah guru bantu dari SMAN Kotamobagu 2 orang, dan guru SMAN Bolangitang Drs. Halipaks Olii, dan Drs. Kalpana Nani.

Menariknya, dari kisah itu, terdapat peristiwa unik yang menjadi elok-elokan para murid.

Para siswa menamai sekolah SMA persiapan Bolangitang dengan gelar ‘SMAGOR’ atau SMA Mangga Gora atau tempat menerima pelajaran dari guru yang ada.

Ada lagi yang memberi nama SMA PLN dengan artiannya sekolah itu mati hidup, seperti mati lampu PLN.

Berhubung bangunan sekolah terdapat pohon Gora (Unggupa) tempat siswa berteduh saat istirahat dan terkadang dipakai untuk menerima mata pelajaran.

Lanjut ke kisah itu, berkat usaha keras pemerintah dan masyarakat bolangitang, akhirnya pada tahun pelajaran 1986-1987  secara institusional SMA Persiapan bolangitang disahkan menjadi SMA Negeri Bolangitang.

SMAN 1 Bolangitang diresmikan langsung oleh kepala kantor dapertemen pendidikan dan kebudayaan provinsi Sulut Drs. Bartel Aden atas nama Kemendikbud RI.

Saat itu kepala sekolah dijabat oleh Drs. Adrian Pontoh dengan tenaga pendidikan antara lain:

Drs. Mustafa Kohongia, Drs. Kalpana Nani, Harisa Usup, Ba, Drs. Halipaks Olii, Drs. Yunan Berahima, Dra. Djelni Angkareda, Drs. Leksi Talibo, Dra. Amna Lasama.

Seiring dengan berkembangnya waktu dengan diresmikannya Kabupaten Bolmut pada tahun 2007, di tahun 2010 nomenklatur SMAN 1 Bolangitang berubah menjadi SMAN 1 Bolangitang Barat.

Sepenggal informasi, sejarah ini ditulis bukan semata-mata untuk mengkultuskan sesorang menjadi pahlawan.

Tetapi demi kepentingan kita bersama dalam menghargai jerih payah para pendahulu dan upaya pelestarian nilai-nilai leluhur kebersamaan dan persatuan dalam membangun negeri Bolmut.

Sejarah panjang SMAN 1 Bolangitang diatas dibacakan oleh Drs. Kalpana Nani di puncak perayaan HUT ke-36, Senin (7/3/2022) pagi tadi.

(Nofriandi Van Gobel)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara