Kota Bitung

Kesadaran Warga Bitung Gunakan Hak Pilih Masih Minim

Kesadaran Warga Bitung Gunakan Hak Pilih Masih Minim
Max Lomban (foto beritamanado)

Bitung—Partisipasi warga Kota Bitung dalam pemilu ataupun Pemilukada dianggap masih sangat memprihatinkan. Bahkan boleh dikatakan, partisipasi warga dalam menggunakan hak pilihnya setiap Pemilu atau Pemilukada masih tergolong minim.

Ini ditandai dengan presentasi Golput atau yang tidak memilih angkanya masih cukup tinggi setiap Pemilu atau Pemilukada di gelar di Kota Bitung. Hal ini dikatakan Wakil Walikota Bitung, Max Lomban beberapa waktu lalu ketika menghadiri acara KPUD Kota Bitung.

“Dari data yang saya dapatkan, tingkat kesadaran warga Kota Bitung untuk menggunakan hak pilihnya masih sangat memprihatinkan dan ini harus dirubah,” kata Lomban.

Menurut Lomban, untuk pemilihan legislatif tahun 2009 jumlah warga Kota Bitung yang menggunakan hak pilihnya hanya 74 persen, pemilihan Presiden hanya 72 persen. Pemilihan gubernur tahun 2010 hanya ada 65 persen yang gunakan hak pilih dan pemilihan walikota dan wakil walikota Bitung hanya 68 persen dari jumlah wajib pilih sebanyak 146 ribuan.

“Padahal sesuai data wajib e-KTP Kota Bitung, ada 123.200 jiwa dan sudah 82 persen yang mengurusnya tapi sayang hanya sebagian yang menggunakan hak pilihnya. Selain tidak menggunakan hak pilih, 19 ribuan wajib e-KTP, 13 ribuan diantaranya bekerja atau berpendidikan di luar daerah seperti pegawai, mahasiswa, karyawan dan pelaut,” katanya.

Lomban sendiri berharap, partai politik dengan optimalisasi fungsi pendidikan politik bagi masyarakat. Serta peran Pers untuk terus melakukan sosialisasi akan mengubah pemikiran masyarakat untuk menggunakan hak pilih dan tentu pemilu di Kota Bitung makin berkualitas.(en)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara