Tahuna – Terjangan angin kencang dan gelombang tinggi yang menghantam Kabupaten Sangihe dan sekitarnya yang terjadi sejak Senin malam lalu menyebabkan sedikitnya kerugian mencapai
Rp 800 juta. Data yang diperoleh beritamanado menyebutkan bahwa sebuah perahu nelayan rusak total, dua buah kapal motor tenggelam, satu buah kapal Landeng pengangkut material bahan bangunan terdampar serta satu buah kapal patroli milik Kantor Pelabuhan Tahuna rusak.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ir Rentjce Tamboto mengatakan bahwa data ini sesuai dengan laporan yang masuk hingga Rabu (13/6) kemarin. Dan kemungkinan akan bertambah sesuai informasi masih ada sejumlah kerusakan lainnya yang belum dilaporkan ke BPBD.
“Kerugian yang ditaksir Rp 800 juta, itu yang masuk laporanya ke kami. Saya mendengar juga masih ada sejumlah kerusakan perahu, namun itu baru sebatas informasi dan belum ada laporan yang masuk kepihak kami,” ujar Tamboto. Dia pun mengatakan jika semua laporan telah rampun maka akan diteruskan dengan laporan ke bupati agar segera ditindaklanjuti, namun penangan dini dari pihaknya telah dilakukan, terutama diberikan kepada korban nelayan dari Kelurahan Santiago yang saat ini sementra dirawat di Puskesmas Kecamatan Kendahe.(aha).
