Bisnis dan Ekonomi

Kerja Sama Antar Daerah Jadi Senjata Bitung Jaga Ketahanan Pangan

Kerja Sama Antar Daerah Jadi Senjata Bitung Jaga Ketahanan Pangan
HLM TPID Kota Bitung

Bitung, BeritaManado.com – Pemerintah Kota Bitung menegaskan pentingnya sinergi lintas daerah sebagai strategi menjaga ketahanan pangan dan stabilitas harga.

Hal itu disampaikan dalam High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Bitung yang digelar bersama Bank Indonesia Sulut, Rabu (10/9/2025).

Pertemuan tersebut melahirkan langkah konkret berupa penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pemerintah Kota Bitung dan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara.

Kolaborasi ini difokuskan pada pasokan komoditas pertanian, termasuk cabai rawit yang kerap memicu gejolak harga.

Wakil Wali Kota Bitung, Randito Maringka, menyebut pertemuan ini bukan hanya agenda rutin, tetapi wadah menyatukan langkah.

“Kolaborasi adalah kunci. Dengan kerja sama, pasokan lebih terjamin, harga lebih stabil, dan petani tetap sejahtera,” ungkapnya.

Kepala Perwakilan BI Sulut, Joko Supratikto, turut menegaskan bahwa stabilitas pangan tidak bisa dilepaskan dari kerja sama antar wilayah.

Ia juga mendorong program Petani Unggulan Sulut (PATUA) yang hingga kini sudah melibatkan 85 kelompok tani, termasuk tiga dari Kota Bitung yang fokus pada cabai rawit.

Bitung sendiri masih menghadapi tantangan berupa ketergantungan pada pasokan luar, rendahnya produktivitas cabai dan bawang, serta keterbatasan lahan padi.

Melalui KAD (Kerja Sama Antar Daerah) baik G2G maupun B2B, pemerintah berharap daerah surplus bisa menopang daerah defisit.

TPID Bitung optimistis, langkah kolaboratif ini akan memperkuat ketahanan pangan daerah, menjaga daya beli masyarakat, dan mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif di Sulawesi Utara.

(***/srisurya)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara