
Minut, BeritaManado.com — Ada satu inovasi keren dari Direktur RSUD Walanda Maramis, dr Alain Vincent Beyah.
Namanya ‘Siram Mawar’ atau singkatan dari Strategi Inovasi Rawat Inap Membangun Maria Walanda Maramis.
Dalam terobosan ini, dr Alain Vincent Beyah merombak sistem pelayanan di rumah sakit menjadi semakin nyaman.
Peningkatan ruangan perawatan menjadi prioritas agar pasien merasa seperti di rumah sendiri.
Tak hanya itu, perawat dan tenaga kerja dilatih khusus agar ramah dan paham menangani keluhan pasien.
“Karena di sini kami jual jasa. Jadi kenyamanan pasien yang berobat paling utama,” kata dr Alain, Senin (11/8/2025).
Kekinian, lanjut dr Alain, sudah direhab ruangan baru, dan sudah pakai.
Ruangan ini, lanjut dia, mengikuti standar Kelas Rawar Inap Standar (KRIS) yang sebentar lagi dicanangkan oleh BPJS Kesehatan.
“Jadi di KRIS ini tidak lagi pakai sistem kelas seperti sebelumnya. Semua sama. Dalam satu ruangan ada enam pasien. Fasilitas ada pendingin ruangan, kamar mandi, televisi dan infrastruktur lainnya,” jelas dr Alain.
Menurut dia, sejak Siram Mawar dicanangkan, kunjungan ke RSUD Walanda Maramis meningkat tajam.
Pihaknya rumah sakit pun terus memaksimalkan pembenahan di semua sektor pelayanan, dengan alokasi anggaran yang diberikan.
“Pelan-pelan kita penuhi. Dan mewujudkan ini perlu komitmen bersama dan semoga pengusulan di APBD 2026 bisa terakomodir,” tandasnya.
(Alfrits Semen)
