
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI, Letjen TNI Suharyanto bakal mengunjungi Kota Bitung, Jumat (3/4/2026).
Penulis: Syarif Umar l Bitung
Pemerintah pusat menunjukkan perhatian serius dalam penanganan dampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Sulawesi Utara, khususnya Kota Bitung pada 2 April 2026.
Atensi tersebut bahkan langsung datang dari Presiden RI, Prabowo Subianto, yang memastikan langkah cepat dan terkoordinasi dilakukan guna percepatan penanganan pascabencana.
Setelah sebelumnya dilaksanakan Rapat Koordinasi Nasional antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kota Bitung, kini tindak lanjut konkret kembali dilakukan. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto, dijadwalkan akan melakukan kunjungan langsung ke Kota Bitung, Jumat (3/4/2026).
Informasi tersebut dibenarkan oleh Plt Asisten II Setda Kota Bitung, Michael Sondakh, didampingi Plt Kepala Dinas Kominfo Altin Tumengkol serta Kepala BPBD Kota Bitung, Fivy Kadeke.
“Iya, rencananya Kepala BNPB RI Letjen TNI Suharyanto akan ke Kota Bitung pada Jumat (03/04/2026),” ujar Maickel Sondakh, yang turut diamini oleh Altin Tumengkol dan Kalaks Vivy Kadeke.
Tak hanya Kota Bitung, Kepala BNPB juga dijadwalkan meninjau sejumlah wilayah lain yang terdampak, termasuk Kota Manado dan sekitarnya, guna melihat langsung kondisi di lapangan serta memastikan langkah penanganan berjalan optimal.
Sementara itu, Kepala BPBD Kota Bitung, Fivy Kadeke, mengungkapkan bahwa berdasarkan data sementara, terdapat sedikitnya 21 bangunan mengalami kerusakan ringan. Kerusakan tersebut meliputi rumah warga, tempat ibadah, serta sejumlah fasilitas instansi pemerintah.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus melakukan pendataan dan pemantauan di lapangan, sekaligus memastikan keselamatan warga tetap menjadi prioritas utama dalam masa tanggap darurat ini.
