BeritaManado.com – Berita Terkini dari Manado

Kengkang In Memoriam, Ratusan Pecinta Alam Tanam Pohon dan Angkut Sampah dari Mahawu

October 22
13:08 2018

Kegiatan Franky Kengkang Kowaas in Memoriam seri dua di Gunung Mahawu

 

Tomohon – Ratusan pecinta alam dari berbagai organisasi di Sulut berkumpul di Gunung Mahawu Tomohon, Sabtu (20/10/2018).

Para pecinta alam itu berkumpul dalam rangka mengikuti rangkaian Franky Kengkang Kowaas in Memoriam seri kedua setelah, Sabtu (13/10/2018) di Sungai Nimanga Timbukar sukses digelar untuk mengenang almarhum atas kiprahnya dalam mengemban destinasi wisata pendakian gunung.

Kegiatan dengan tajuk, Aksi Bersih Gunung dan Penghijauan diikuti sekitar 175 peserta dari berbagai organisasi pemuda, mahasiswa , Pecinta Alam Sulut seperti KPC, FKPA, FPTI dan KPA.

Alm Franky Kengkang Kowaas

 

Menurut Korlap Franky Kengkang Kowaas in Memoriam seri dua, Cerwin Sumilat dan Jii kegiatan itu dibuka Dinas Kepemudaan dan Olahraga Pemkot Tomohon, Toar JS Pandeirot SPd MM yang mengapresiasi kegiatan itu dengan menyampaikan, aksi bersih dan pengghijauan merupakan bukti untuk menjaga dan melestarikan lingkungan.

“Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon oleh istri Almarhum Franky Kengkang Kowaas, Nanvie Tagah, dan anak-anak, kemudian diikuti para peserta. Pohonon tertanam sebanyak 200 anakan bibit Cempaka dengan ajir diterapkan dengan baik,” kata Cerwin.

Adapun dalam Aksi Bersih yang dipandu Ferdy Epang Pangalila dan Dentar, sampah yang terkumpul sebanyak 131,5 Kg dengan merekomendasikan beberapa poin penting untuk menjaga kelestarian Gunung Mahawu.

Istri Alm Kengkang, Novie Tengah bersama anak-anak melakukan penanaman

 

Diantaranya, Balai Lingkungan Hidup Provinsi Sulut harus bertanggungjawab, dan pro aktif dalam pengelolaan area Gunung Mahawu karena dibawah taktis kinerja mereka.

“Untuk Pemkot Tomohon segera menyiapkan alat minum thumbler bagi pengunjung karena sebagian besar sampah diatas adalah sampah botol dan gelas air mineral,” kata Epang.

Juga kata dia, perlunya pemahaman ke Penjaga Gunung Mahawu, jika sampah tidak bisa dikumpul di belakang pos jaga sebaiknya dibakar.

“Jalan sudah bagus, seharusnya mobil sampah menjemput sampah ke pos Gunung Mahawu minimal sebulan sekali,” katanya.

Sampah plastik yang berhasil dikumpulkan peserta

 

Sementara itu, salah satu tim kerja Franky Kengkang Kowaas in Memoriam, Udi Maili menyampaikan, Franky Kengkang Kowaas in Memoriam seri ketiga akan digelar, Minggu (28/10/2018).

“Sekaligus digelar Upacara Sumpah Pemuda, Speed Climbing Open Turnament, dan Penghijauan Hutan Kota di God Bless Park Manado,” katanya.

(abinenobm)

 

 

 

 

 

Ads




0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

twelve + 5 =