Mitra – Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) seolah menutup-nutupi prihal penerbangan ratusan pengurus PKK kecamatan, desa dan kelurahan ke Singapore. Demikian untuk anggaran yang dipergunakan terus dirahasiakan Pemkab Mitra. Jika begitu, berarti ratusan juta biaya keberangkatan menuju negara Merlion itu, bisa dikata adalah dana ‘Siluman’.
Seperti yang dijelaskan Sekretaris Daerah Mitra Drs Freddy Lendo, dimana dirinya sendiri tidak pernah mendapatkan kabar soal keberangkatan PKK ini, “kemungkinan difasilitasi pihak BPMPD, namun tidak sempat diberitahukan ke saya, karna saya juga hanya mengetahuinya dari orang lain,” kata Lendo.
Sementara pihak BPMPD sendiri melalui Kaban Drs Desten Katiandagho SH saat dikonfirmasi langsung membantah hal tersebut. “Apa yang harus dilaporkan ke pak Sekda, sementara. Saya tidak pernah mengetahui keberangkatan ratusan PKK itu,” tegasnya sembari menambahkan jika instansinya tidak ada kaitan dengan PKK.
Ditanya apakah PKK menggunakan dana ADD dalam perjalanan menuju Singapore, dengan tegas Kantiangho kembali membata hal itu. “Alokasi Dana Desa (ADD) saja belum diproses, lantas bagaimana kemudian dikatakan menggunakan ADD,” pungkasnya dengan nada tinggi.(dul)

hidup PKK!!!!!
RIP hati nurani ibu2 hukumtua deng PKK. Aji mumpung ! bukannya beking bagus tu kampung deng beking sejahtera tu rakyat malah ba senang2.
Semoga suara hati nurani para ibu2 hukum tua / PKK mitra saat momen pilkada juni 2013 nanti tidak di-“blante” dengan agenda pasiar ini, dan semoga anggaran pasiar ini tidak menjadi beban saat pemeriksaan bpk nanti.
Se maso
MAngkage, nintau malo!
Nda war2 ini program ini..
Tolong di jelaskan relevansinya PKK deng jalan2 ke Singapore?
Klo biaya 1 orang 6j, ada 144 desa atau kelurahan di Minahasa Tenggara, berarti sekitar Rp 864 juta habiskan untuk jalan-jalan..
Rakyat pe doi itu eh do’e kasiang!
Coba di hitung tu bocor model2 bagini, ada pe banyak skali.