Manado – Pernyataan keras Politisi Sulut, Benny Rhamdani yang mengatakan Prabowo bukan Tole Minahasa jadi stop cuci otak masyarakat Sulut, berbuntut panjang, rencana menggugat secara hukum mulai mengemuka. Juru bicara Tim Pemenangan Prabowo Subianto – Hatta Rajasa, Ruben Serang saat menghubungi beritamanado pagi tadi menjelaskan pernyataan tersebut telah melukai hati masyarakat Sulawesi Utara terlebih masyarakat suku Minahasa, untuk itu keluarga besar Prabowo Subianto di Minahasa dimintakan untuk melayangkan gugatan secara hukum.
“Suatu pernyataan tidak bermoral dan beretika keluar dari seorang calon DPD RI, Benny Rhamdani. Namun dapat dipahami menurut tim kami bahwa dirinya bukan orang Sulut, diakan orang Jawa Barat, jadi dia (Rhamdani, red) tidak mengerti,” ujar Saerang kepada beritamanado.
Politisi Partai Golkar Sulut ini menambahkan bahwa Prabowo tak perlu menjelaskan kesana kemari atau harus buat pernyataan untuk menjelaskan bahwa Prabowo Tole Minahasa.
“Perlu diketahui Prabowo berada di rahim mamanya, Dora Marie Sigar selama 9 bulan dan itu merupakan anugerah Tuhan dimana Prabowo terpanggil untuk memimpin bangsa ini. Dia punya kharisma serta kecerdasan dan keberanian seperti yang dimiliki Tou Minahasa,” ujar Saerang seraya menghimbau rakyat Minahasa untuk mewaspadai upaya mengadudomba dari Benny Rhamdani.
Di kesempatan berbeda, mewakili keluarga besar Sigar – Maengkom, Decky Maengkom saat dihubungi beritamanado pagi tadi menegaskan siap menghadapi Benny Rhamdani.
“Kami ingatkan stop propaganda itu dan cepat klarifikasi, kalau tidak akan berhadapan dengan keluarga besar Sigar – Maengkom,” tukas Tonaas Brigade Manguni Indonesia. (risat)

dia itu orang jabar kog cuma bkg bakupisah sulut asal ngoni samua tau, bolmong smo pisah dg sulut.. dia yg berkoar” for pemekaran.. pdhal dia nntau sejarah minahasa dulu kerajaan bolmong itu Tou Minahasa da rebut deng keringat darah, da baku prang dulu da rebut tu kerajaan itu.. walau memang orang bilang pemekaran itu bagus, tapi torang juga jangan lupa sejarah dulu.. *mungkin so melenceng dari brita diatas, mar smoga ndk ada lagi daerah sulut mo mekar.. kalau ada daerah yg tertinggal atau tidak dikelola dengan baik itu bukan berarti musti mekar tapi torang musti maksimalkan tu pengelolaan bukan menimbulkan raja kecil lagi yg terlihat bagi-bagi sesuatu jabatan dsb..
Bisa digugat dengan pencemaran nama baik. Maklum saja dia (Benny)kan bukan orang Minahasa.
Tentu saja keluarga Prabowo di Sulut terluka dengan pernyataan Benny…
Orang Minahasa dan keluarga Prabowo tak memaksakan seluruh warga untuk harus memilih Prabowo…
Namun Membanggakan Prabowo sebagai Putra Minahasa itu adalah hak Keluarga Prabowo dan juga hak orang minahasa…
Pernyataan Benny seakan Mencap bahwa Pernyataan Prabowo sebagai Putra Minahasa itu cuma isapan jempol dan fitnah…
justru sebaliknya Benny hendak menyebar fitnah dan kampanye hitam dengan mengatakan bahwa Prabowo bukan Tole Minahasa…
Itulah letak persoalan disini…bukan wacana untuk mengarahkan warga sulut agar memilih Prabowo…
coba saja benny debat face to face dengan einstein…
hehehehehe…