Satu gedung masjid dan 1 gedung gereja direnovasi, melambangkan kebersamaan tanpa memandang perbedaan agama, perubahan yang hadir pun tidak hanya pada kenyamanan dalam menjalankan ibadah, tapi pembaruan pada kebersamaan antar sesama warga negara Indonesia.
Selain pembangunan fisik, TMMD ke-117 juga menaruh perhatian pada pembangunan non fisik seperti pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang tentunya tidak boleh disepelekan. SDM yang tangguh akan mendorong terciptanya inovasi, kreativitas dan meningkatkan rasa tanggung jawab.
Itu sebabnya, Satgas TMMD ke-117 melaksanakan kurang lebih 17 penyuluhan, diantaranya tentang kesehatan baik untuk menekan angka stunting, menjaga kebersihan keluarga dan lingkungan, narkoba, HIV/AIDS, wawasan kebangsaan dan lainnya.
Pembangunan non fisik tersebut seperti menyiapkan masyarakat Kampung Lahendong untuk menghadapi keterbukaan informasi yang kini makin massif terjadi.
Bekal tersebut diharap dapat bermanfaat agar Kampung Lahendong makin maju dan mengalami peningkatan baik dari sosial budaya maupun kesejahteraan.

Bicara soal kesejahteraan di Kampung Lahendong pun dirasa lebih nyaman karena saat TMMD ke-117 selesai, maka dunia baru terbuka dengan begitu banyak perubahan yang menyambut di depan mata.
TNI Manunggal Membangun Desa ke-117 di wilayah Kodim 1309/Manado pun sukses menghadirkan kisah dan harapan baru. Tidak ada lagi kesenjangan antara Kampung Lahendong dan sekitarnya. Tidak ada lagi galon galon air mineral yang harus dipikul masuk kampung dan warung-warung kecil milik warga dapat dengan mudah terisi tanpa memikirkan akses transportasi yang terkendala.
Warga yang hasil kebunnya harus diangkut keluar masuk kampung kini dapat melakukannya dengan lebih cepat dan lebih ekonomis.
Kesempatan untuk membuka peluang-peluang usaha jadi terbuka lebar, entah itu usaha kuliner rumahan, pertukangan atau pun jasa buruh. Tidak ada lagi yang namanya terkurung, tapi yang ada ialah menikmati dunia baru.
Pembangunan yang terlaksana ini pun diapresiasi Pemerintah Kota Manado melalui Wakil Wali Kota Richard Sualang yang mengatakan, lokasi TMMD ke-117 tepat sasaran.
“Kami senang karena ini juga tepat sasaran, kepada masyarakat yang membutuhkan infrastruktur, pembangunan fisik maupun non fisik. Atas nama Wali Kota Manado, Andrei Angouw, kami mengucapkan terima kasih kepada TNI dan seluruh elemen yang terlibat karena telah melaksanakan pembangunan di Kota Manado,” kata Richard, Kamis (10/8/2023).

Dansatgas TMMD ke-117 yang juga Dandim 1309/Manado Letkol Inf Himawan Teddy Laksono SIKom, MTr (Han) pun mengungkapkan, sejak awal dirinya bersama seluruh personil satgas sudah berkomitmen untuk memberi yang terbaik bagi warga Kampung Lahendong.
Dirinya pun bersyukur karena sambutan warga bagi Satgas TMMD ke-117 luar biasa baik bahkan rela tinggal berdesak-desakan dengan para anggota Satgas selama 1 bulan lamanya, di mana 1 rumah ada yang dihuni oleh 30 anggota.
Hal itu tentu tidak mudah, tapi selama 1 bulan, baik anggota Satgas maupun warga dapat berbaur dan bergotong royong melaksanakan program TMMD dengan baik.
“Terima kasih banyak untuk sambutan hangat penuh kekeluargaan bagi kami. Kami harap, meski TMMD usai, tapi silaturahmi kita tidak putus. Kelak, saat kami punya kesempatan kembali ke sini, kami bisa lihat betapa Kampung Lahendong sudah makin berkembang, kesejahteraan warga meningkat. Maafkan kami kalau ada salah, mari kita berjumpa lagi di momen bahagia lainnya,” kata Letkol HTL, sapaan akrab Dandim Manado ini.
(srisurya)
