Berita Utama

Jutaan Klik Menghilang: Ini yang Terjadi pada Media Online di Era Google AI

Ilustrasi Google AI Overview dan dampaknya terhadap traffic media online
Ilustrasi perubahan perilaku pencarian di era Google AI Overview yang berdampak pada penurunan traffic media online secara global.

Penulis: Tim Redaksi

Dulu, ketika seseorang mengetik pertanyaan di Google, mereka hampir pasti akan mengklik salah satu tautan yang muncul. Kini, tidak lagi.

Google telah mengubah cara kerjanya secara fundamental.

Fitur yang disebut AI Overview — bagian dari pengembangan besar yang sebelumnya dikenal sebagai Search Generative Experience (SGE) — kini menjawab langsung pertanyaan pengguna di bagian paling atas halaman hasil pencarian, tanpa pengguna perlu membuka satu pun website.

Hasilnya: jutaan klik yang selama ini menjadi darah kehidupan media online, hilang begitu saja.

Apa Itu Google AI Overview?

AI Overview adalah fitur kecerdasan buatan yang diintegrasikan Google ke dalam mesin pencarinya.

Saat pengguna mengetik pertanyaan — mulai dari yang sederhana seperti “apa itu inflasi” hingga yang kompleks seperti “bagaimana cara kerja BPJS Kesehatan” — Google langsung menyajikan jawaban panjang dan terstruktur di bagian atas, dirangkum dari berbagai sumber.

Pengguna mendapatkan jawaban. Tapi website sumbernya? Tidak selalu mendapat kunjungan.

Inilah yang disebut para ahli digital sebagai era zero-click search — pencarian tanpa klik.

Angka yang Mengkhawatirkan

Data dari berbagai lembaga riset digital global menunjukkan tren yang konsisten: sejak Google mulai meluncurkan AI Overview secara masif pada 2024, tingkat klik organik ke website-website berita dan konten mengalami penurunan signifikan.

Riset dari Semrush dan SparkToro mengindikasikan bahwa lebih dari 60 persen pencarian Google kini berakhir tanpa satu pun klik ke website eksternal.

Angka ini melonjak dibanding beberapa tahun sebelumnya.

Untuk media online, dampaknya terasa langsung. Artikel-artikel informatif dan how-to — yang selama ini menjadi tulang punggung traffic — paling terdampak.

Pengguna tidak perlu lagi mengunjungi website berita untuk mendapat penjelasan tentang sebuah isu. Google sudah menjawabnya.

Siapa yang Paling Terpukul?

Tidak semua media online terdampak sama.

Media yang selama ini mengandalkan artikel evergreen dan konten informatif umum — tutorial, penjelasan kebijakan, rangkuman undang-undang, panduan kesehatan — merasakan penurunan paling tajam.

Konten-konten seperti inilah yang paling mudah “dicaplok” AI untuk dijadikan jawaban langsung.

Sebaliknya, media yang fokus pada berita eksklusif, peristiwa lokal, dan liputan investigasi relatif lebih tahan.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara