Berita Utama

Jumat Agung, Umat Katolik Paroki St. Petrus Langowan Lakukan Penghormatan Salib

Jumat Agung, Umat Katolik Paroki St. Petrus Langowan Lakukan Penghormatan Salib
Perayaan Jumat Agung di Paroki St. Petrus Langowan

Penulis: Frangki Wullur I Langowan, Minahasa

Perayaan Jumat Agung di Paroki St. Petrus Langowan, Jumat (3/4/2026) ditandai dengan penghormatan salib atau yang juga lebih dikenal dengan istilah sembah sujud.

Pada bagian ini, umat melakukan penghormatan dengan beberapa cara, diantaranya ada yang mencium bagian tertentu pada Corpus, namun ada juga hanya dengan berlutut dan memegang bagian tertentu dari Corpus.

Oleh karena ketentuan pembatasan sosial seperti pada masa Pandemi COVID-19 tidak lagi diberlakukan, maka umat sudah diperbolehkan mencium bagian tertentu dari Corpus.

Penghormatan salib itu sendiri dilakukan seperti biasanya, dimana umat beranjak dari tempat duduk maju ke bagian depan altar seperti hendak menerima komuni.

Seluruh rangkaian ibadah Jumat Agung itu sendiri didominasi oleh keheningan dan hanya bagian tertentu saja ada nyanyian dengan iringan musik dengan volume yang disesuaikan.

Pastor Delis Cornelis Umbas Pr yang memimpin Ibadah Jumat Agung tersebut dalam renungannya menekankan bahwa pengorbanan Yesus di kayu salib selayaknya menjadi inspirasi bagi umat untuk berani bersikap dalam berbuat baik kepada orang lain.

“Kebaikan Allah melalui pribadi Yesus tidak bisa dinilai dengan apapun. Kita hanya bisa meneladaninya dan membagikannya kepada orang lain dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Pastor Delis Umbas.

Pada bagian lain, salah satu tokoh umat Adri Wurangian, mengatakan bahwa momentum Jumat Agung baginya merupakan eksempatan untuk melakukan introspeksi diri.

“Kita tidak boleh merasa diri benar atau paling berjasa di dalam kehidupan sehari-hari. Karena semua yang kita lakukan itu tidak ada artinya dibandingkan dengan pengorbanan Yesus di kayu salib,” katanya.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara