
Manado – Anggota Komisi 1 DPRD Sulut, Julius Jems Tuuk menilai pelaksanaan kegiatan lembaga Komisi Informasi Publik (KIP) dan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) yang terhambat akibat kesalahpahaman dengan sekretariat dari SKPD bersangkutan.
“KIP dan KPID seperti hanya mengikuti program sekretariat. Mestinya sekretariat harus mengikuti program komisioner bukan komisioner menyesuaikan program sekretariat. Program komisioner komisi tak bisa jalan kalau hanya menyesuaikan dengan program sekretariat,” jelas Jems Tuuk, Jumat (14/10/2016).
Terkait Komisioner KIP dan KPID Sulut yang baru, Jems Tuuk mengakui DPRD telah memilih komisioner terbaik untuk KIP dan KPID.
“Soal KIP dan KPID, dua lembaga ini lahir dari lembaga DPRD. Kegagalan KIP dan KPID juga kegagalan kami. Kami tidak salah pilih karena kami sudah memilih orang-orang terbaik, kami yakin bisa menjalankan tugas dengan baik,” terang Jems Tuuk pada rapat yang dipimpin Ketua Komisi 1 Ferdinand Mewengkang. (jerrypalohoon)
