Minut

Jemaat Baitani Paslaten Minut Rayakan Paskah 2020

Minut, BeritaManado.com – Paskah merupakan hari Kebangkitan Yesus Kristus yang diperingati oleh umat kristiani di seluruh dunia.

Tahun 2020 ini, Paskah dirayakan dengan cara berbeda di tengah Pandemi coronavirus disaesa 2019 (COVID-19).

Begitupun dengan GMIM Jemaat Baitania Paslaten Minahasa Utara (Minut), dimana melalui pengeras suara jemaat mengikut jalannya peribadatan dari rumah masing-masing.

ADVERTISEMENT

Pdt Adonia Pepah Wollah STh, membawakan firman Tuhan yang terdapat dalam Matius 28:1-10, dengan perikop “Kebangkitan Yesus”.

Ditemui BeritaManado.com sesaat setelah ibadah, Pdt Adonia Wollah menyampaikan dalam menghadapi situasi COVID-19 ini, jemaat diharapkan untuk supaya tetap terus ada dalam persekutuan Tuhan sekalipun ada di rumah.

“Kami yang beberapa pelayan Tuhan melaksanakan panggilan pelayanan di gereja,” ujar Adonia Wollah.

Lanjut Wollah, kiranya jemaat terus selalu membangun komunikasi yang tetap akrab, mengandalkan Tuhan, terlebih setia kepada Tuhan.

“Sehingga dengan kuasa melalui peristiwa kebangkitan yang berikan keselamatan dan kemenangan bagi orang percaya, kuasa ini jugalah yang akan memutus rantai penyebaran COVID-19,” katanya.

Wollah berharap, kiranya jemaat sekalian tetap semangat sehingga bisa menang dari keterpurukan dampak pandemi ini.

Ia juga memberikan saran untuk jemaat dan masyarakat agar tetap mengikuti apa yang telah disampaikan pemerintah dan gereja terkait physical distancing.


Di saat bersamaan, Ketua Panitia Hari-hari Raya Gereja (H2RG) Pdt Rocky Purba STh mengatakan, tahun ini mempunyai komitmen adalah kasih dan persatuan dimana panitia hari raya gereja saat lebih berorientasi kepada kesatuan jemaat-jemaat yang ada di Paslaten dan juga masyarakat.

Menurutnya, dalam suasana situasi bencana yang dihadapi saat ini, sungguh memang bisa membuat jatuh hati dalam arti hilang pengharapan dalam hidup.

“Banyak ketakutan, banyak kecemasan, banyak keraguan, kebimbangan apalagi masalah ekonomi dan kehidupan sekarang ini, akan tetapi bersama Tuhan kita yakin dan percaya boleh menghadapinya,” ujarnya.

Ia menambahkan, kekuatan Paskah akan memberi suatu motivasi yang baru dalam kehidupan.

“Untuk saat ini kami panitia baru dapat berbagi kasih di lingkungan jemaat walaupun besar kerinduan nantinya akan boleh merasakan kasih dari panitia untuk seluruh masyarakat desa Paslaten. Untuk itulah kami selalu mengharapkan pengasihan dari Tuhan agar membukakan jalan bagi upaya usaha daripada panitia sehingga lewat pelayanan ini nama Tuhan bisa dimuliakan,” tutup Pdt Rocky Purba.

Adapun ibadah Paskah Jemaat Baitani Paslaten berjalan dengan lancar.

Meski setiap jemaat mengikuti tata cara ibadah dari rumah, namun tidak mengurangi hikmat untuk beribadah.

Bahkan guru-guru sekolah minggu membagi-bagikan telur Paskah kepada anak sekolah minggu.

(Dedy Dagomes)