Bolmong Raya

Jelang Pilgub Sulut, Raupu: Orang Mongondow Jangan Mau Dibohongi

Jelang Pilgub Sulut, Raupu: Orang Mongondow Jangan Mau Dibohongi

Kotamobagu – Menjelang perhelatan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulawesi Utara yang tak lama lagi akan dihelat, mengundang komentar masyarakat Bolmong Raya (BMR). Salah satunya dari Drs Wahid Raupu.

Kepada media, dirinya mengatakan bahwa orang Mongondow jangan mau dibohongi para kandidat yang akan maju di Pilgub nanti, dengan isu-isu yang sampai hari ini tidak terbukti.

“Seperti wacana pemekaran BMR yang tidak kunjung terealisasi hingga hari ini. Namun, semuanya kembali ke masyarakat BMR apakah mau di bohongi lagi, dengan janji-janji seperti sebelumnya yang tidak pernah terwujud,” ujarnya, Jumat (1/11/2019).

Dirinya yang juga merupakan Wasekjen Laskar Bogani Indonesia (LBI) tersebut, berharap akan ada orang Mongondow yang bisa maju sebagai calon wakil gubernur di Pilgub Sulut nanti.

“2020 harus orang Mongondow jadi wagub, lalu masyarakat pun sebaiknya hentikan kebiasaan mata duitan, karena itu memalukan sekaligus memilukan,” tambahnya.

Dirinya mengkritik pula kinerja para anggota legislatif DPRD Sulut daerah pemilihan (dapil) BMR, yang menurutnya tidak bekerja maksimal.

“Wilayah sulawesi utara 54 % ada di Bolaang Mongondow tapi kita hanya dijadikan pelengkap saja, sebagai ‘sapi perahan’. Buktinya empat jabatan top di sulut tak satupun dalam genggaman orang mongondow,” tambah sekretaris LPM kelurahan Genggulang ini.

Dirinya menilai bahwa hal tersebut bisa terjadi, salah satunya akibat kelalaian para wakil rakyat dapil BMR yang duduk di Deprov.

“Harusnya tugas mereka mem-pressure gubernur, agar orang Mongondow bisa dapat jabatan penting, tapi sayangnya tidak dilakukan mereka. Makanya, rakyat perlu memberikan pembekalan kepada para aleg ini saat reses menyerap aspirasi masyarakat, agar mereka (aleg deprov) mengerti betul apa yang harus dilakukan saat menjadi wakil rakyat,” tutupnya. (Fzp)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara