Bolmong Raya

Harga LPG Subsidi di BMR Sentuh Angka 70 Ribu, Anggota DPRD Sulut Seska Budiman Minta Pemda Lakukan Terobosan

Harga LPG Subsidi di BMR Sentuh Angka 70 Ribu, Anggota DPRD Sulut Seska Budiman Minta Pemda Lakukan Terobosan
Anggota Komisi II DPRD Sulut Seska Ervina Budiman

Manado, BeritaManado.com — Kelangkaan gas subsidi LPG 3Kg menjadi momok yang menakutkan bagi warga terutama di wilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR) khususnya Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

Bukan tanpa sebab, kelangkaan sering terjadi hampir sepanjang tahun dan disinyalir dipermainkan oknum pengusaha pangkalan atau agen.

Jikapun ditemukan, ‘si melon’ malah dijual di warung atau kios dengan harga yang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) dari yang ditetapkan pemerintah.

Menyikapi itu, Anggota Komisi II DPRD Sulut Seska Ervina Budiman kepada BeritaManado.com angkat suara. Legislator Dapil BMR ini mengakui kelangkaan sudah sangat meresahkan masyarakat.

“Terutama masyakarat menengah ke bawah, para pelaku usaha mikro, rumah tangga, petani serta nelayan. Karena semakin langka harga juga sudah semakin melonjak,” ungkap Seska Budiman.

Diakui Ketua Fraksi Partai Nasional Demokrat (NasDem) DPRD Sulut ini, harga di lapangan bisa mencapai 3 kali lipat HET.

“Saya temui di lapangan harga sudah mencapai kisaran Rp50.000-70.000/tabung. Sudah jauh dari HET pangkalan ke konsumen,” tuturnya.

Masalah ini, kata Budiman, bahkan sudah pernah dibahas di tingkatan provinsi. Dimana, Komisi II DPRD Sulut sudah berkomunikasi dengan Biro Perekonomian.

“Memang untuk tahun 2026 terjadi penurunan kuota LPG 3kg dari pemerintah pusat untuk Provinsi Sulut. Kami juga sudah sempat menyambangi Pertamina Patra Niaga bersama dengan Pemprov Sulut terkait penambahan kuota untuk tapi hingga masuk awal tahun 2026 bahkan sampai puasa menuju lebaran penambahan kuota belum terpenuhi,” tegasnya.

Untuk itu, sebagai solusi konkrit, Budiman meminta pemerintah daerah yang ada di BMR melakukan terobosan terkait kelangkaan yang terjadi.

Solusi terbaik saya mengimbau pemerintah daerah se-BMR untuk lebih giat mensosialisasikan ke masyarakat terutama yang berpenghasilan menengah ke atas untuk dapat mengalihkan penggunaan LPG 3 Kg ke LPG non subsidi sehingga pendistribusian LPG subsidi bisa tepat sasaran,” tutupnya.

(Anggawirya Mega)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara