Lainnya

Jelang Imlek 2576 Kongzili, Begini Persiapan Umat Khonghucu Manado

Di momentum sembahyang ini, umat Konghucu melaksanakan kewajiban sosialnya, berbagi dengan saudara seiman tepat sepekan datangnya perayaan tahun baru Imlek.

Umat Konghucu yang berkelebihan diharapkan membantu dan berbagi kepada sesama terlebih khusus saudara seiman yang berkekurangan.

Tujuannya agar dapat turut mempersiapkan dan menyambut dengan sukacita, ceria dan bergembira disaat perayaan tahun baru Imlek.

“Momentum inilah yang disebut Hari Persaudaraan, dalam istilah iman Konghucu menyebutnya Ersi Sheng An (Ji si siang ang, dielak Hokkian),” jelas Sofyan Jimmy Yosadi, salah satu Pengrusu Majelis Tinggi Agama Khohuchu (Matakin) ini.

Setelah itu, pada Selasa, 28 Januari 2025, sehari jelang perayaan Tahun Baru Imlek, di pagi hari dimulai persiapan kewajiban ibadah sembahyang leluhur dan keluarga yang telah meninggal dunia.

Hal ini sebagai wujud laku bakti, perintah wajib dalam ajaran agama Khonghucu.

Xiao atau Laku Bakti (Hauw, dialek Hokkian) adalah pokok ajaran agama Khonghucu.

Sembahyang dilaksanakan siang hingga sore hari.

Pada malam harinya, semua keluarga berkumpul makan malam bersama di malam tahun baru Imlek dan biasanya diadakan di rumah orang tua atau kakak tertua.

Momen itu menjadi ajang mempererat tali persaudaraan dan menghilangkan perselisihan atau pertikaian, kesalahpahaman dalam keluarga.

Kemudian selesai makan bersama barulah menuju Klenteng untuk sembahyang bersama umat di malam tahun baru Imlek.

Mercon, kembang api disiapkan dan dibunyikan pada malam tahun baru sebagai simbol kegembiraan dan menghilangkan hawa jahat, roh jahat dan kejahatan.

Saat Tahun Baru Imlek, Rabu 29 Januari 2025, menjadi ajang silaturahmi.

Teman dan sahabat datang ke rumah umat Konghucu yang mengadakan acara syukuran ‘open house’.

Orangtua yang sudah lanjut usia mendapat angpao dari anak-anak yang sudah bekerja.

Jika orang tua masih kuat dan bekerja maka anak-anak akan menerima angpao.

Orang susah dan miskin juga menerima angpao sebagai simbol berbagi berkat di hari pertama di tahun baru Imlek.

Kamis, 30 Januari 2025, diadakan persembahyangan Thau Ge sebagai ungkapan syukur dan permohonan kehadirat Huang Tian Shang Di, Tuhan Yang Maha Kuasa Maha Agung serta Malaikat Bumi Fu De Zheng Shen agar berkat rejeki berlimpah sepanjang tahun.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara