
Ratahan, BeritaManado.com – Nasib naas dialami petani cengkih Dance Lendongan (74), Warga Noongan, Jaga II, Kecamatan Langowan Barat.
Pasalnya, Dance meninggal dunia karena jatuh dari pohon cengkih, di pekebunan Kayuwailan, Kelurahan Lowu Dua, Kecamatan Ratahan, Selasa (20/8/2019), akibat tiupan angin kencang yang melanda.
Dari informasi, sekira pukul 14.00 Wita siang, korban bersama istrinya Cori Masi (70) memetik buah cengkih. Usai naik pohon cengkih yang tingginya kurang lebih 3 meter, dimana isterinya menunggu di bawah yang jaraknya 5 meter dari pohon, tiba-tiba istri korban mendengar ada suara seperti benda yang jatuh.
Mendengar suara tersebut, istri korban langsung menuju pohon cengkih di lokasi korban memetik cengkih dan terkejut saat mendapati korban sudah dalam posisi terlentang di tanah samping pohon cengkih.
Istrinya mencoba memanggil dan membangunkan korban yang sudah tak sadarkan diri. Namun karena tidak berhasil, dirinya bergegas meminta pertolongan warga sekitar, namun sayangnya nyawa korban tidak tertolong.
Sementara itu, Kapolsek Ratahan, Kompol. Ronny Tumalun, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Dugaan sementara korban terjatuh dari pohon cengkih karena angin kencang menyebabkan pohon cengkih patah sehingga korban juga terjatuh,” ujar Tumalun.
(JenlyWenur)
