BITUNG—Jaringan wireless yang diharapkan bisa diakses oleh masyarakat Kota Bitung yang ada di berbagai kantor pemerintah dan swasta ternyata hingga kini dinilai mubazir. Pasalnya jaringan wireless yang notabene sambungan speedy pelanggan Telkom tidak dapat dimanfaatkan dengan alasan belum diatur oleh pihak Telkom serta perbaikan jaringan ini di kenakan biaya.
“Jaringan wireless di kantor DPRD telah lama dilaporkan kepada pihak Telkom, namun sampai saat ini tidak perhatikan, padahal akses jaringan tersebut sangat dibutuhkan,” kata Kabag Umum DPRD Kota Bitung, Billy Mamentu, pagi tadi.
Hal senada juga dikatakan staf Humas Pemkot Bitung, Jonly Runtuwene yang mengaku akhir-akhir ini jaringan wireless Humas dan TUP tidak bisa di koneksikan. Padahal pihak Runtuwene mengaku sangat membutuhkan informasi yang cepat lewat internet, tapi sayang wireless dan koneksi speedy selalu mengalami kendala.
Sementara itu, Direktur Cabang PT Telkom Kota Bitung, Frits Loppis saat di konfirmasi membenarkan adanya keluhan tersebut. Dimana Loppis mengaku, pihaknya kekurangan teknisi di lapangan sehingga semua laporan dari pelanggannya tak mungkin secepatnya di akomodir.
“Kami mengalami kendala di tenaga teknisi utuk memberikan layanan kepada masyarakat dan tentu kedepanya kami akan berupaya melakukan pembenahan,” kata Loppis seraya mengaku perbaikan jaringan telepon lewat speedy atu wireless tidak di kenakan biaya apapun.(en)

Terlalu banyak korupsi