
Manado, BeritaManado.com — Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, SE menjadi Inspektur Upacara (Irup) dalam peringatan Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) nasional yang di laksanakan di halaman Kantor Gubernur, Senin (17/2/2020).
Dalam kesempatan itu, Olly Dondokambey menyampaikan 7 agenda prioritas pemerintah yang tertuang dalam RPJMN.
Dua diantaranya terkait, daya saing serta kualitas memperkuat infrastruktur.
Kata Olly Dondokambey prioritas itu untuk mendukung pengembangan ekonomi dan pelayanan dasar.
“Pembangunan infrastruktur menghubungkan kawasan produksi dengan pasar. efeknya akan memperluas kesempatan kerja dan akselerasi nilai tambah perekonomian rakyat,” ucapnya.
Langkah ini harus didukung dengan penetapan K3 agar dalam pelaksanaannya tidak terjadi kecalakaan dan penyakit akibat kerja.
Undang undang Nomor 1 tahun 1970 tentang keselamatan kerja telah mencapai usia 50 tahun, dengan tantangan baru dalam dunia ketenagakerjaan salah satunya revolusi industri.
Lanjut Gubernur, dalam menghadapi revolusi industri ditandai dengan adanya inflasi otomatisasi super komputer artifisial intelejen, dan fleksebilitas dalam pola bekerja.
“Hal ini telah membawa perubahan ekonomi berbasis digital, mengambil tema optimalisasi kemandirian masyarakat berbudaya keselamatan dan kesehatan kerja pada era revolusi industri berbasis teknologi informasi sebagai tema pokok bulan K3 tahun 2020,” katanya.
Berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan tahun 2018 telah terjadi 157, 313 kasus kecelakaan kerja, dan sepanjang Januari 2019 sampai September 2019 terdapat 130.923 kasus.
Hal ini menunjukan terjadinya penurunan kasus sebesar 26,40% termasuk dalam kategori kecelakaan kerja adalah kecelakaan lalu lintas.
Kegiatan ini dirangkaikan dengan apel Korpri serta pemberian piagam penghargaan K3 kepada kabupaten/kota oleh Gubernur yang didampingi oleh Kadisnakertrans Sulut Erni Tumondo.
(DimasKoesnan)
