Berita Utama

“Itu bukan Perusahaan Listrik tapi Perusahaan Lilin Negara”

Perusahaan Lilin Negara
Perusahaan Lilin Negara

Manado – Geram dan tak harus berbuat apa, demikianlah kekesalan ribuan pelanggan Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Sulawesi Utara.

Satu diantaranya adalah Melki Suawah. Petinggi sebuah organisasi masyarakat dan partai politik ini mengaku sangat kesal dengan pelayanan BUMN tersebut.

Itu bukan Perusahaan Listrik tapi Perusahaan Lilin Negara, lihat saja status saya, saya marah sekali – Melki Melki Suawah

Warga Tikala ini mengaku kesibukannya sehari-hari membuat waktu kebersamaan bersama keluarga sangat terbatas, sehingga jika ada kesempatan untuk pulang lebih awal, maka itu termasuk kesempatan yang sangat langka.

“Jarang pulang fruk (awal) jadi kebetulan ini sudah berkumpul dengan keluarga, tiba-tiba mati lampu aduh kesalnya,” pungkas Melki sembari berharap perbaikan pelayanan.(quin)

3 tanggapan untuk ““Itu bukan Perusahaan Listrik tapi Perusahaan Lilin Negara””

  1. pengguna listrik semakin banyak..baik pribadi maupun company..begitu juga system penggunaan listrik semakin maju taraf hidup semakin banyak alat2 menggunakan listrik sehingga perlu system yang lebih profesional untuk penanggulangan..sebagai contoh kendaraan/mobil2 yang semakin banyak tumbuh pesat tapi jalan tidak bertambah otomatis banyak macet menimbulkan kekesalan pengguna kendaraan/jalan..nah bagimana solusinya tergantung personel2 yang bersangkutan dalam penanggulangan,,tenaga2 ahli banyak.. profesional banyak cuma system yang banyak kali tidak /belum jalan dengan baik/efficient..so bagitu deng listrik so banyak kali macet alias mati.. so nyanda sesuai tu maso deng kaluar…terpaksa beli lilin lagi..jadi cari jalan keluarnya untuk hal2 diatas kalau semua bisa teratasi baru namanya negara maju

  2. Jangan cuma salahkan PLNnya, tanyakan juga ke pemrintah daerah juga apa usaha mereka untuk menanggulangi masalah ini.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara