
Manado – Ir. Joko Widodo dan KH. Ma’ruf Amin resmi ditetapkan sebagai pasangan Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2019-2024.
Pleno penetapan oleh KPU RI pada Minggu, 30 Juni 2019, selanjutnya pelantikan Jokowi-Ma’ruf pada Oktober 2019.
Pasca pelantikan nanti, menarik menunggu siapa saja yang akan masuk kabinet Jokowi-Ma’ruf tidak terkecuali politisi dan kader Nasdem sebagai salah-satu partai koalisi.
Dr. Jerry Massie, MA, Phd, Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies, menilai beberapa politisi Nasdem layak masuk kabinet Jokowi-Ma’ruf mengacu pada track record.
“Misalnya ada nama Kurtubi cocok sebagai Menteri ESDM menggantikan Ignatius Jonan yang bisa dikembalikan di posisi semula yakni Menteri Perhubungan,” ujar Jerry Massie kepada BeritaManado.com, Senin (1/7/2019).
Dijelaskan Jerry Massie, Kurtubi merupakan salah satu ahli ESDM di Indonesia, lulusan kampus nomor satu dunia yakni Colorado School of Mines di Denver, Colorado, Amerika Serikat. Menteri ESDM pantas bagi Kurtubi yang duduk di Komisi VII DPR-RI.
“Bagi saya beliau ini right man bukan wrong man. Menhub sekarang Budi Karya banyak kebijakan gagal. Contohnya, kegagalan memaksimalkan harga tiket dan sebagainya,” tandas Massie.
Kader Nasdem lainnya, menurut Jerry Massie adalah Taufik Basari bisa diposisikan sebagai Menkumham. Taufik Basari merupakan kader terbaik Partai Nasdem yang ditugaskan sebagai Ketua Bidang Hukum dan Advokasi.
“Jebolan Chicago University ini sudah dua kali jadi pembela Jokowi di MK. Yakni 2014 silam dan 2019 bersama Yusril Ihza Mahendra,” tutur Massie.
Posisi Menteri Perdagangan yang dijabat Enggartiasto Lukita perlu diistirahatkan yang menurut Jerry Massie gagal mengangkat sektor perdagangan.
“Sang Ketum Nasdem Surya Paloh juga layak duduk di kabinet, bisa Mensos, tenaga kerja atau koperasi,” tukas Massie.
Lanjut Jerry Massie, kemenangan Jokowi di Pilpres tak lepas dari peran besar Partai Nasdem. Pemberitaan media menjadi kunci kemenangan pasangan Jokowi-Ma’ruf.
Partai Nasdem juga memiliki kader perempuan berkualitas yang layak seperti Ade Irma Suryani.
“Dia telah membuktikan kemampuan saat kampanye, sangat berani dan vokal mendukung Jokowi,” kata Massie.
Nasdem menjadi partai yang mengalami peningkatan suara signifikan di Pemilu 2019 mencapai 9,05 persen suara nasional. Jumlah suara tersebut meningkat 2,33 persen dari Pemilu 2014 sebesar 6,72 persen.
“Menurut saya paling tidak 4 atau 5 kader Nasdem di kabinet Jokowi-Ma’ruf nanti,” pungkas Massie.
(JerryPalohoon)
