Lainnya

Ini Lima Poin Penting Hasil FGD Pengembangan Desa Wisata Tandengan

Ini Lima Poin Penting Hasil FGD Pengembangan Desa Wisata Tandengan

Peserta FGD Pengembangan Desa Wisata Tandengan

Eris, BeritaManado.com — Pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Desa Wisata Tandengan, Jumat (3/10/2025) sukses digelar dengan menghasilkan lima poin penting untuk ditindaklanjuti.

Dari hasil FGD tersebut, Panitia Pelalsana merumuskan lima point untuk menjadi perhatian bersama semua pihak yang berkepentingan.

Pertama, melakukan pemetaan potensi Desa Wisata di Desa Tandengan Raya yang meliputi wisata budaya, wisata air (Danau Tondano) dan atraksi berbasis komunitas.

Kedua, pemberdayaan masyarakat desa melalui pelatihan pariwisata, ekonomi kreatif dan pengelolaan lingkungan.

Ketiga, kolaborasi kelembagaan antara STIEPAR Manado, pemerintah desa, dinas terkait, BSG, asosiasi pariwisata dan komunitas lokal.

Kempat, melakukan penguatan tata kelola desa wisata dengan melibatkan tokoh masyarakat, agama dan budaya sebagai unsur penggerak.

Kelima, melakukan integrasi program keberlanjutan melalui gerakan peduli lingkungan (bank sampah, wisata hijau) dan promosi berbasis digital (GenPI).

Direktur STIEPAR Manado yang juga adalah Staf Khusus Gubernur Sulut Bidang Pariwisata Drevy Malalantang, mengatakan bahwa FGD tersebut adalah momentum awal untuk mewujudkan Desa Wisata Tandengan Raya sebagai salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Minahasa.

“STIEPAR Manado akan terus berkomitmen untuk mendampingi dan berkolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat serta pemangku kepentingan dalam rangka mendukung pariwisata Sulawesi Utara yang berdaya saing, berkelanjutan dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” ungkap Drevy Malalantang.

Ditambahkannua, kegiatan tersebut merupakan langkah awal kolaborasi lintas sektor untuk mendukung pengembangan atraksi dan tata kelola Desa Wisata Tandengan Raya.

Hal ini sejalan dengan Visi-Misi Gubernur Sulawesi Utara Mayjen (Purn) Yulius Selvanus yang menempatkan pariwisata sebagai salah satu program strategis (program utama) dalam pembangunan daerah.

FGD ini juga diharapkan menjadi forum diskusi dan sinergi lintas sektor dalam merumuskan arah pengembangan Desa Wisata Tandengan Raya baik saat ini maupun pada kesempatan lain.

Kegiatan FGD tersebut menghadirkan unsur Pemerintah Desa Tandengan, Direktur STIEPAR Manado (juga Staf Khusus Gubernur Sulut Bidang Pariwisata), Dinas Pariwisata Kabupaten Minahasa, Kepala Cabang Bank SulutGo (BSG), Jurnalis lokal dan regional, Tondano Paddle Club (Pegiat Wisata Air), Ketua Asosiasi Desa Wisata Indonesia (ASIDEWI) Sulut, Ketua Asosiasi Wisata Air (AWISTA), Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Sulut, Pegiat Bank Sampah Pegadaian, LSM Akel Posok Squad, PKK Desa Tandengan, Tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh budaya, Civitas akademika STIEPAR Manado (Dosen Dan Mahasiswa).

(Frangki Wullur)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara