
Adriana Dondokambey dan Andrei Angouw berjalan beriringan usai rapat paripurna
Manado – Gara-gara kursi panas Ketua DPRD Sulut, hubungan sesama Fraksi PDIP Adriana Dondokambey dan Andrei Angouw sedikit merenggang.
Jika sebelumnya Tanta ‘Na, panggilan akrab wartawan kepada Adriana Dondokambey berada diatas angin menduduki kursi ketua Deprov, namun informasi terakhir Andrei Angouw telah mengantongi SK DPP Nomor 1214 tertanggal 1 Februari 2016 menjadi suksesor Steven Kandouw sebagai Ketua DPRD Sulut.
Menarik, hingga akhir rapat paripurna PAW di DPRD Sulut, Senin (1/2/2016) kemarin, nampak keduanya tak saling menegur sapa. Keduanya menunjukkan raut wajah berbeda, jika AA (sebutan bagi Andrei Angouw) tampak lebih ceriah, raut sebaliknya terpancar dari wajah Adriana Dondokambey.
Usai paripurna ketika anggota DPRD bergegas meninggalkan ruangan paripurna, Adriana dan Angouw hampir saja berpas-pasan. Angouw yang berada di belakang Adriana tampak berinisiatif mendekati Adriana. Namun ketika berada tepat di belakang Adriana, Angouw tampak malu-malu sementara Adriana terkesan acuh.
Pemandangan tersebut sontak mendapat perhatian wartawan dan anggota Deprov yang kebetulan berada dekat Adriana dan Angouw.
“Ini kwa gara-gara kursi ketua dewan sampe tanta ‘Na deng ko’ Andrei sampe baku malo,” celetuk beberapa wartawan.
Terkait SK DPP PDIP, Angouw yang dikonfirmasi wartawan saat keluar dari ruangan fraksi hanya menjawab singkat, “teman-teman tanyakan saja ke pak Sek (Franky Wongkar).”
Sementara Andriana Dondokambey tampak “belum ikhlas” kursi Ketua Deprov akan diduduki Andrei Angouw yang rencananya pembacaan SK DPP PDIP akan dibacakan pada rapat paripurna, Rabu (3/2/201). “Nanti lia jo sapa pe nama yang dibaca nanti,” tukas Adriana kepada sejumlah wartawan. (jerrypalohoon)
