BeritaManado.com

Ini Foto-foto Penampakan Goa Jepang di Halaman Gedung PIKAT

May 25
11:48 2018

Kondisi gua kotor banyak sampah

 

Manado, BeritaManado.com – Meskipun hanya menjajah 3,5 tahun, namun penjajah Jepang meninggalkan banyak lubang goa di provinsi Sulawesi Utara termasuk di kota Manado.

 

Bagian dalam

 

Lokasi gedung PIKAT di pertigaan Tangjung Batu – Titiwungen di Jalan Sam Ratulangi dan Jalan Ahmad Yani, ternyata menyimpan sejarah.

Di bawah ruas nasional ini terdapat lubang gua memanjang dari halaman depan gedung PIKAT dekat trotoar hingga Kelurahan Tanjung Batu.

 

Halaman gedung PIKAT

 

Keberadaan lubang goa diungkapkan tokoh masyarakat, John Mandala kepada BeritaManado.com, setelah dilakukan pengecekan kru BeritaManado.com ternyata keberadaan lubang gua adalah benar.

Aktivis reformasi ini meminta kepada pemerintah melalui dinas pariwisata mengelola lokasi lubang goa menjadikan objek wisata sejarah. Dia mengaku pernah masuk dan berjalan dalam lubang gua dari Tangjung Batu hingga PIKAT.

 

Mulut goa berukuran kecil samping trotoar

 

“Setahun lalu (2017) saya masuk lubang gua berjalan dari mulut goa di Tanjung Batu belakang ruko hingga keluar di PIKAT. Berhubung goa ini terletak di tengah kota saya sarankan dijadikan objek wisata,” ujar John Mandala kepada BeritaManado.com, Kamis (24/5/2018).

Pantauan BeritaManado.com, mulut goa bercabang dua depan gedung PIKAT. Lubang utama di halaman depan gedung PIKAT yang terkoneksi dengan mulut lubang di samping trotoar tepi jalan Sam Ratulangi depan gedung PIKAT.

 

Mulut goa tampak seperti gorong-gorong

 

Tampak, lubang gua dalam kondisi kotor dipenuhi sampah, namun sesuai penuturan Vander, warga yang berjualan bunga di halaman gedung PIKAT, bahwa kondisi lubang gua aman dari binatang seperti ular.

(JerryPalohoon)

 

 

 

 

 

 

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

15 + nine =