Politik dan Pemerintahan

Ini Calon SHS Untuk Pilgub Sulut

Manado – Pernyataan Gubernur Sulut DR SH Sarundajang bahwa para birokratnya saat ini mempuyai peluang bahkan sangat hebat, ternyata memberikan sinyal bahwa Golden Triangle part 2 telah disiapkan Gubernur Sulut Dr SH Sarundajang untuk menyaingi Olly Dodokambey yang disebut -sebut sangat kuat untuk menjadi Gubernur Sulut.

Dikatakan Sarundajang dalam setiap kesempatan, bahwa para birokrat yang duduk dipemerintahannya saat ini sangat hebat, bahkan dipersilahkan media untuk mengusulkan figur-figur birokrat yang berpotensi dalam pilgub nantinya.

Sinyal Sarundajang ini memang sangat kuat, dimana Golden Triangle part 2 bisa menjadi harga mati dalam Pilgub nantinya, bahkan Kansil-Mokodongan sudah mulai mengkristal walaupun belum mendaftarkan diri, namun dari kabar telah banyak relawan mengumpulkan KTP (kartu tanda penduduk) bagi kedua figur ini untuk memabwa lewat jalur Independen.

Sementara itu, terkit kabar harus mengundurkan diri dalam pencalonan bila sebagai PNS, ternyata Kepala BKD Sulut Femmy Suluh menyatakan aturan ASN (aparatus Sipil Negara) memang menyatakan hal itu, namun sampai saat ini memang masih sementara dalam sosialisasi, sehingga masih membutuhkan waktu terkait hal itu.
Suluh pun menambahkan sampai saat ini belum ada PNS yang mengundurkan diri, walaupun aturannya sudah ada lewat ASN, namun penerapannya masih dalam sosialisasi di lingkup Pemprov Sulut.

Taufik Tumbelaka Pengamat Politik dan Pemerintahan Sulut menyatakan Kansil-Mokodongan merupakan pilihan menarik serta mempunyai nilai tersendiri dari pasangan-pasangan yang lain, yang sampai saat ini belum siap menyatakan diri untuk maju dalam Pilgub, selain Olly Dodokambey yang baka diusung PDI-P, namun perlu diingat kekuatan birokrat patut diperhitungankan, apalagi bila Kansil-Mokodongan menyatu, termasuk jabatan Sekprov diambil dari birokrat handal seperti Marhaen Tumiwa (Kadispenda), Roy Roring (Kepala Bappeda),

Serta Sanny Parengkuan ( Asisten II), Mecky Onibala (Kadispora), Jefry Korengkeng (Sekda Minahasa), Hearvey Sendoh (Sekkot Manado), Johanes Panelewen (Kadispertanak) dan Nixon Watung (Kadis perkebunan), merupakan suatu kekuatan yang tak bis dipandang sebelah mata oleh kandidat dari partai, apalgi kalau lewat jalur independen.

Dikatakan Tumbelaka, pemberlakuan untuk undur diri bagi PNS, memang masih dalam proses sosialisasi, sehingga itu merupakan suatu peluang yang baik bagi birokrat asal Sulut untuk maju dalam Pilgub nantinya.

Sementara itu selain Kansil-Mokodongan, sejumlah birokrat mulai berani menyatakan diri untuk maju dalam Pilgub, seperti Mecky Onibala yang ingin maju sebagai Wagub, dimana diperoleh kabar bahwa akan berpasangan dengan Olly Dodokambey.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara